Berbasis Budaya dan Digital Ini yang Akan Ada di Pulau Bidadari Setelah Selesai Revitalisasi

Mengusung konsep “The Soul of Batavia” kini Pulau Bidadari sedang melakukan pembenahan.

Penulis: Andrei Bhayu | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM/ ANISA KURNIASIH
Pulau Bidadari, Minggu (22/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, UNTUNG JAWA - Sebagai sebuah kawasan wisata bahari dan resort sejak tahun 1972 yang dikelola oleh salah satu anak usaha PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yaitu PT Seabreez Indonesia, Pulau Bidadari mulai menjadi destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan.

Mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen yang meningkat berwisata ke kepulauan seribu, maka sejak akhir 2017 dilakukan perombakan total di Pulau Bidadari.

Mengusung konsep “The Soul of Batavia” kini Pulau Bidadari sedang melakukan pembenahan.

Mulai dari penataan ulang penginapan serta embience, nantinya pulau resort ini kental dengan unsur budaya yang dipadukan dengan teknologi.

Baca: Disangka Miliki Hubungan Darah dengan Yeyen Lydia, Chika Jessica Beberkan Fakta Tak Terduga

Rika Lestari, Manager Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol mengatakan bahwa Pulau Bidadari akan dibuat dengan konsep Betawi tempo dulu.

Dimana selama proses pembangunan telah ada bangunan rumah Betawi dan Belanda untuk tempat penginapannya.

Ada juga konsep pecinan dimana terdapat bangunan penginapan dengan desain Tionghoa yang juga menjadi bagian dari pengaruh budaya Betawi.

Pulau Bidadari, Minggu (22/4/2018).
Pulau Bidadari, Minggu (22/4/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/ ANISA KURNIASIH)

"Ditargetkan sebelum juni selesai karena pembaruan pulau ini juga untuk menyambut ulang tahun Jakarta bulan Juni mendatang dan juga insya allah akan menjadi tuan rumah untuk partisipan Asean Games nantinya," ujar Rika Lestari di Pulau Bidadari.

Saat ini juga telah di sediakan akses internet gratis di area Pulau Bidadari.

Baca: Wali Kota Airin Diagendakan Hadiri Peringatan Hari Bumi di UIN Syarif Hidayatullah

Dan nantinya, akan diterapkan juga sistem pembayaran non tunai yang bekerja sama dengan Bank DKI.

Akan dihadirkan pula pasar Betawi dimana nantinya dalam momen tertentu seperti tahun baru dan perayaan lainnya tersedia penjual makanan dan pernak - pernik khas Betawi.

Seperti dodol, laksa, nasi uduk, uli bakar dan lain -lain.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved