Puluhan Polisi dan TNI Harus Terobos Ratusan Warga 'Selamatkan' Pemuda yang Dihajar Massa
Kendati akhirnya diamankan, tersangka sempat dihajar massa hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan oleh puluhan petugas polisi dan TNI.
TRIBUNJAKARTA.COM, JOMBANG - Kalau saja tidak segera diamankan petugas, Muhammad Agus Ahmadi, (22), warga asal Dusun Puger, Desa Grenden, Kecamatan/Kabupaten Jember, kemungkinan sudah tewas.
Ini karena pemuda yang sehari-hari bekerja secara serabutan ini menjadi bulan-bulanan massa setelah kepergok mencuri motor milik Dio Arif Fatoni (17), di Desa Sukasari, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, Jumat malam (27/4/2018).
Baca: Drama 5 Gol: 2 Gol Bunuh Diri dan 1 Kartu Merah, Inter Milan Kalah di Kandang Lawan Juventus
Kendati akhirnya diamankan, tersangka sempat dihajar massa hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan oleh puluhan petugas polisi dan TNI.
Petugas bahkan harus menerobos ratusan warga yang memadati Balai Desa Sukosari, untuk menyelamatkan nyawa pelaku curanmor yang belakangan diketahui sudah beraksi di beberapa tempat kejadian perkara di Kabupaten Jombang itu.
“Pada saat dilakukan evakuasi dari balai desa, terjadi saling dorong antara petugas dengan warga. Warga ada yang melempar batu, batu bata maupun kerikil ke petugas,” tutur Kapolsek Jogoroto, AKP Sumiyanto, kepada Surya, Sabtu (28/4/2018).
Baca: Tundukkan Swansea, Asa Chelsea ke Liga Champions Kembali Terbuka
Diungkapkan, peristiwa bermula saat Dio Arif Fatoni (17), warga Desa Sukasari, Jogoroto, Jombang, membeli rokok di warung desa setempat, JUmat sekitar pukul 19.30 WIB.
Ketika itu ia memarkir sepedanya tanpa mencabut kunci motor Honda Vario dengan nomor polisi S 5489 ZY.
“Mungkin karena warung itu juga tak jauh dari dia memarkir motor," kata Sumiyanto.
Saat itulah, Dio korban melihat ada dua pemuda melintas di dekat warung, yang gelagatnya mencurigakan.
"Karena curiga korban langsung berlari menuju sepeda motornya,” imbuh Kapolsek.
Baca: Pria Ini Mengaku Hanya Refleks Tendang Bocah Karena Anak Perempuannya Kena Ayunan
Ternyata firasat korban benar. Dia mendapati seseorang sudah nangkring di atas motor dan siap membawanya kabur motor milik korban.
Dengan sekuat tenaga, Fatoni lantas berupaya menahan laju motor dengan cara menarik bagian belakang sepeda motornya itu. Karena kuatnya tarikan korban, pelaku gagal membawa motor, bahkan terjatuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/muhammad-agus-ahmadi-22-warga-asal-dusun-puger-desa-grenden-kecamatankabupaten-jember_20180429_111302.jpg)