Berpegang Teguh Prinsip Privasi di WhatsApp, Jan Koum Memutuskan Keluar dari Facebook
Ketika dibeli, Facebook berjanji kepada pengguna whatsapp bahwa nilai nilai ini tidak akan dikompromikan.
TRIBUNJAKARTA.COM, SAN FRANSISCO - Pendiri sekaligus CEO WhatsApp Jan Koum memutuskan keluar dari Facebook.
Dikutip dari The Guardian dan Economic Times, Selasa (1/5/2018), Jan Koum bersama rekannya Brian Acton merintis Whatsapp sejak Januari 2009.
Aplikasi pesan instan dari mereka telah mengubah kebiasaan orang-orang yang sebelumnya menggunakan layanan pesan singkat SMS berpindah ke WhatsApp.
Perusahaan jejaring raksasa Facebook melihat perkembangan positif WhatsApp dan membelinya dengan mahar 19 miliar Dolar AS pada 2014.
Kini, Facebook yang jadi induk perusahaan WhatsApp, telah merasakan kejayaan layanan pesan instan yang tercatat sudah memiliki 1,5 miliar pengguna aktif bulanan serta lebih dari 3 juta pengguna aplikasi WhatsApp Business.
Baca: Chacha Frederica Mantap Berhijab, Nia Ramadhani Kepribadiannya Memang Agamis
Dalam menjalankan bisnis layanan pesan instan Whatsapp ini, Koum dan Acton mengedepankan prinsip privasi pengguna dan pembatasan untuk iklan.
Ketika dibeli, Facebook berjanji kepada pengguna whatsapp bahwa nilai nilai ini tidak akan dikompromikan.
Namun, kini jutru arah kebijakan Facebook bertentangan dengan janji tersebut.
Skandal kebocoran data pengguna oleh Cambridge Analytica di Facebook pun memperparah keadaan hingga pendiri Whatsapp lainnya, Brian Acton mencanangkan gerakan #deleteFacebook.
"Kemandirian dan perlindungan data pengunanya adalah prinsip inti dari WhatsApp, Koum dan co foundernya, Brian Acton sejak awal berjanji untuk mempertahankan itu saat mereka baru menjual start up aplikasi tersebut ke Facebook," tulis laporan tersebut.
Baca: Niat Ambil Uang, Chicco Jerikho Keluhkan Tabungan Capai Limit Transaksi, Korban Skimming?
Sebelum Koum mengundurkan dari tampuk kekuasaan WhatsApp, Acton telah lebih dulu hengkang akhir tahun lalu.
Ia diketahui bergabung dengan layanan messaging bernama Signal yang digadang bakal jadi pesaing WhatsApp.
Pendiri sekalligus CEO Facebook Mark Zuckerberg langsung merespons pengunduran diri Jan Koum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jan1_20180502_094817.jpg)