Arsenal vs Burnley, Akhir Kisah Cinta Wenger di Stadion Emirates
SETIAP kisah cinta memiliki akhir. Hal itulah yang diyakini sekaligus akan dialami oleh Arsene Wenger.
Penulis: Dodi Esvandi | Editor: ade mayasanto
TRIBUNJAKARTA.COM - SETIAP kisah cinta memiliki akhir.
Hal itulah yang diyakini sekaligus akan dialami oleh Arsene Wenger.
Setelah bersama-sama selama lebih dari dua dekade terakhir, pria asal Prancis itu akhirnya harus mengucapkan salam perpisahan kepada Arsenal dan para fansnya.
Laga kandang melawan Burnley akhir pekan ini, plus dua laga tandang ke markas Leicester City dan Huddersfield Town akan menjadi periode final Wenger di kancah Liga Primer Inggris.
Tak hanya musim 2017/18, tapi juga kemungkinan kariernya.
Karena itulah suasana haru diyakini bakal menyelimuti Stadion Emirates, Minggu (6/5/2018). Sekitar 60.000 fans Arsenal akan mengucapkan salam perpisahan kepada juru taktik asal Prancis tersebut.
”Saya memiliki waktu untuk menyesuaikan dengan situasi ini dan perpisahan ada dalam benak saya,” ungkap Wenger kepada Sky Sports News. ”Menyedihkan, tapi semua cerita cinta punya akhir. Tidak selalu berakhir dengan manis, terkadang lebih sering buruk,” imbuhnya.
Wenger sendiri dipastikan harus menutup periode 22 tahunnya sebagai manajer Arsenal tanpa raihan gelar Eropa setelah disisihkan Atletico Madrid di semifinal Liga Europa musim ini.
Kegagalan itu menegaskan musim The Gunners porak-poranda.
Sebelumnya, di kompetisi piala domestik, Arsenal langsung kandas di laga pertama Piala FA melawan tim Championship, Nottingham Forest, 2-4 kemudian di Piala Liga dikandaskan Manchester City 0-3 di final.
Sedangkan di Premier League, Arsenal terseok-seok.
Tim London Utara itu bahkan kesulitan bersaing finis empat besar dan tampaknya berpeluang besar menyudahi musim di posisi keenam, posisi terburuk selama era Wenger
”Saya merasa sedih karena saya mencintai klub ini dan apa yang menjadi representasi klub ini, 22 tahun dalam hidup Anda dan pergi dari sini tidaklah mudah. Saya pernah menghadapi situasi seperti ini di periode kehidupan sebelumnya dan saya akan melakukannya lagi,” ujarnya.
Tonton juga:
Untuk mengurangi kesedihan itu, Arsenal tentu saja wajib mengalahkan Burnley.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/arsene-wenger_20180504_094515.jpg)