Tangkal Radikalisme Masuk Kampus, UI Gandeng Polisi dan BNPT
"Kita selalu bekerja sama dengan kepolisian dan BNN, sudah lama dilakukan. Kampus ini kampus yang besar, terbuka," kata Rektor UI Anis.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis mengatakan sudah menjalin kerja sama dengan polisi guna mengamankan UI.
Dikatakannya, kerja sama yang dijalin telah dilakukan sejak lama sebelum adanya insiden terorisme.
"Kita selalu bekerja sama dengan kepolisian dan BNN, sudah lama dilakukan. Kampus ini kampus yang besar, terbuka. Kemarin juga kita bekerja sama dengan BNPT untuk yang radikalisme," kata Anis saat ditemui, Beji, Depok, Senin (14/5/2018).
Baca: Kemiskinan Bukan Faktor Utama Merebaknya Paham Terorisme
Terkait pengamanan, Anis menjelaskan pihaknya selalu meningkatkan keamanan seiring berjalannya waktu.
Namun ia enggan membeberkan apakah keamanan di UI diperketat usai serangkaian tindak terorisme terjadi.
"Kalau kualitas pengamanan dari waktu ke waktu selalu kita tingkatkan, pasti. Tapi apakah lebih ketat atau tidak, saya tidak berani berkomentar karena itu teknis," jelasnya.
Sebagai informasi, letak UI tidak sampai satu kilometer dari Rutan Mako Brimob Depok.
Baca: Pengalihan Isu di Balik Rentetan Aksi Bom, Mabes Polri: Itu Hoaks
Tempat gugurnya enam anggota polisi saat insiden yang berawal pada Selasa (8/5/2018).
Selain berdekatan dengan Mako, luas wilayah dan banyaknya pepohonan membuatnya kerap digunakan sebagai tempat berolahraga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rektor-ui_20180515_083939.jpg)