Polda Riau Diteror

Teror di Mapolda Riau: Sempat Dikira Laka Lantas Hingga Tewaskan Empat Terduga Teroris

Salah seorang pelaku sambil menenteng senjata tajam jenis pedang menyerang anggota polisi

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunPekanbaru/Nasuha
Polisi dengan Senjata Berjaga usai baku tembak di Mapolda Riau Rabu (17/5/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM, PEKANBARU - Terjadi penyerangan oleh terduga teroris di Markas Polda (Mapolda) Riau pada Rabu, (16/5/2018) pada pukul 09.00 WIB.

Penyerangan terduga teroris tersebut awalnya diduga sebuah kecelakaan lalu lintas.

Menurut Doddy Vladimir, wartawan Tribunpekanbaru.com yang berada di lokasi kejadian, para pelaku yang mengendarai sebuah mobil Avanza warna putih langsung menabrak pagar Mapolda Riau.

"Kejadiannya berlangsung cepat. Tiba-tiba turun orang mengenakan topeng langsung membacok anggota polisi yang ada di dekat lokasi kejadian," ungkap Doddy.

"Mulanya kami anggap itu tabrakan, ternyata tidak. Mobil putih langsung masuk ke halamam Mapolda yang berbentuk L," kata Wartawan Kompas, Sahnan Rangkuti seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Baca: Begini Sosok Polisi yang Tewas dalam Aksi Penyerangan di Mapolda Riau

Mapolda pagi itu memang dalam keadaan siaga karena akan ada konferensi pers.

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang melalui Kabid Humas AKBP Sunarto merilis secara resmi soal kronologis kejadian penyerangan terduga teroris ke Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi.

Dijelaskan Sunarto, sekitar pukul 09.00 WIB, sebuah mobil mini bus warna putih yang ditumpangi beberapa orang tiba-tiba menerobos masuk lewat pagar depan Mapolda Riau.

Saat dicoba diberhentikan, para penumpangnya selanjutnya turun dari mobil.

Salah seorang pelaku sambil menenteng senjata tajam jenis pedang menyerang anggota polisi.

Sampai di halaman Mapolda Riau, penumpang turun dan melakuan penyerangan terhadap anggota dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang.

Dua orang anggota polisi terluka kena bacok. Mereka adalah Brigadir Jon Hendri anggota Propam terluka di bagian ibu jari kanan.

Satu lagi adalah Kompol Farid Abdulah, anggota Bidkum Polda Riau terluka di bagian belakang kepala.

Sedangkan mobil terus melaju ke arah pagar samping. Hingga menabrak beberapa orang lainnya.

Mereka adalah dua orang jurnalis yang saat itu sedang bersiap meliput kegiatan ekspos narkoba di halaman Mapolda Riau, juga terluka akibat tertabrak mobil teroris.

Baca: Pemerintah Akan Libatkan TNI Untuk Terjun Jika Aksi Teror Terus Meningkat

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved