Masjid Maulana Hasanudin di Pancoran ini Pernah Didatangi Presiden Sukarno

Masjid Maulana Hasanudin di bilangan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, salah satu bangunan bersejarah di Jakarta.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Masjid Maulana Hasanudin di Cikoko, Pancoran, berdiri sejak tahun 1928. Foto diambil pada Kamis (31/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Masjid Maulana Hasanudin di bilangan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, salah satu bangunan bersejarah di Jakarta.

Saksi sejarah yang kini masih hidup melihat awal berdirinya masjid ini berasal dari seorang keturunan pendirinya, yakni Ustad Satiri, cucu H. Mursan Bin Toipin.

"Saya merupakan cucu dari H. Mursan Bin Toipin sang pendiri masjid ini yang dibangun sejak tahun 1928 dan selesai tahun 1934. Kemudian dilakukan pemugaran di tahun 1964. Kala itu saya masih duduk di bangku SD," ungkap Satiri kepada TribunJakarta.com, Kamis (31/5/2018).

Ia mengisahkan awal mula berdirinya masjid ini lantaran dulu kampung di daerah Cikoko tidak memiliki Masjid.

Alhasil, setiap pelaksanaan salat Jumat, warga harus berjalan untuk menunaikan salat di Masjid Al Atiq di Kampung Melayu atau An Nur di Menteng Dalam.

"Dulu enggak ada masjid yang dekat, warga sekitar hanya mengandalkan dua masjid itu untuk salat berjamaah. Kemudian penggagas awal dibangunnya masjid dari kakek saya, H Mursan Bin Toipin itu," tutur dia.

Pemilihan namanya pun awalnya bukan masjid Maulana Hasanudin melainkan At Taqwa.

"Tahun 1967 dilakukan pemugaran masjid ini oleh Departemen Agama. Namun enggak selesai, baru 30 persen ditinggal. Jadi berkat urunan warga akhirnya selesai. Kemudian ada perubahan nama pada masjid ini. Maulana Hasanudin diambil dari nama Sultan di Banten yang masih kenalan dengan mendiang kakek saya," terang dia.

Berdasarkan penuturannya, kala itu Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Sukarno pernah menyambangi masjid ini.

"Kata kakek saya dulu, Bung Karno pernah menyambangi masjid ini untuk melakukan salat bersama," cerita dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved