Piala Dunia 2018
Argentina Tergantung ''Dewa'' Messi
Tanpa Lionel Messi, Argentina mustahil lolos ke Piala Dunia. Tanpa Messi pula, Argentina mustahil bisa berbuat banyak di Rusia
Tanpa Lionel Messi, Argentina mustahil lolos ke Piala Dunia. Tanpa Messi pula, Argentina mustahil bisa berbuat banyak di Rusia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Denny Budiman
TRIBUNJAKARTA.COM - KETERGANTUNGAN Argentina terhadap Lionel Messi sangatlah besar. Hal ini membuat sang kapten merasa pesimistis dengan peluang negaranya di Piala Dunia 2018 di Rusia.
"Kami bukan favorit tentu saja. Tapi kami akan berusaha sekuat tenaga. Kami bermasalah saat kualifikasi lalu, tapi kami telah berlatih dengan keras untuk memperbaiki semuanya," ujar Messi.
Sang Messiah memang segalanya untuk Albiceleste. Mereka bisa lolos ke Rusia berkat hattrick Messi ke gawang Ekuador 3-1 dalam partai hidup mati Oktober lalu.
Namun, dalam uji coba 28 Maret lalu, mereka dipermalukan Spanyol 1-6. Bisa ditebak, ketika itu tim Tango bermain tanpa Lionel Messi yang sedang cedera.
Dalam uji coba selanjutnya pada Rabu (30/5) lalu, Argentina melibas Haiti 4-0. Tentu saja, yang sangat berperan lagi-lagi adalah Messi, yang memborong tiga gol, dan mengemas sebiji assists untuk Sergio Aguero.
Dikutip dari Marca, di level kompetisi resmi, terhitung sejak setahun lalu, tercatat hanya Messi seorang yang terus mencetak gol untuk Argentina. Yang lainnya nirgol, sekalipun mereka adalah striker produktif di liga seperti Gonzalo Higuain, Sergio Aguero, Paulo Dybala dll.
Ketergantungan Argentina terhadap Messi memang sangat akut. Sampai-sampai, veteran Piala Dunia Meksiko 1985, Pedro Pasculli mengatakan, "Ketergantungan kepada Messi sekarang 10 kali lipat ketimbang ke Maradona pada 1986 lalu," tulisnya.
Bisa dibayangkan, jika Messi cedera, atau sedang tak dalam performa terbaik di Rusia nanti, maka nasib Argentina pun akan seperti anak ayam kehilangan induknya: bergerak liar tak tentu arah.
Di sisi lain, Messi-dependence (istilah untuk ketergantungan akut kepada Messi, Red) ini dengan mudah akan diantisipasi oleh tim lawan. Matikan Messi, maka Argentina pun akan lumpuh, demikian kurang lebih rumusan yang akan mereka pakai.
Karenanya, pelatih Argentina, Jorge Sampaoli punya pekerjaan rumah sangat besar untuk mengaktifkan para penyerang Tango lain, agar mereka sama tajamnya seperti saat di klub.
Sebagai catatan, duo Juventus, Dybala dan Higuain, masing mencetak total 26 dan 23 gol untuk klub asal Italia tersebut. Meski sempat cedera, Aguero tetap mampu mencetak 30 gol untuk Manchester City.
Namun saat berbaju timnas, ketajaman mereka seperti menguap.
Situasi makin gawat lantaran lini pertahanan Albiceleste bisa dibilang sangat memprihatinkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/skuat-argentina-di-piala-dunia-rusia_20180607_111448.jpg)