Hindari Minuman yang Gunakan Pemanis Buatan saat Berbuka Puasa, Ini Alasannya
Satu diantara kriteria makanan yang baiknya dikonsumsi saat berbuka adalah makanan dengan kandungan yang alami.
TRIBUNJAKARTA.COM - Saat berbuka pusa memang sangat dinanti-nantikan.
Terlebih setelah seharian tidak makan maupun minum, pastilah saat berbuka kita ingin mengonsumsi makanan atau minuman yang menyegarkan.
Namun, tidak hanya menyegarkan, makanan yang kita konsumsi saat berbuka juga harus aman untuk dikonsumsi, agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.
Satu diantara kriteria makanan yang baiknya dikonsumsi saat berbuka adalah makanan dengan kandungan yang alami.
Baca: Polisi Selidiki Apakah Guru WA Pernah Menjadi Korban Pencabulan
Sama halnya dengan minuman yang satu ini, yaitu Fayrouz.
"Sebagai minuman soda ringan dengan sari buah asli, Fayrouz sangat cocok diminum setelah berbuka puasa atau saat bersantai bersama keluarga setelah seharian menjalani ibadah puasa," ungkap Ria Sutrisno, Marketing Manager Fayrouz ditemui dalam acara Ramadan with Fayrouz di Jakarta (6/6).
Selain itu, Ria juga mengungkapkan, Fayrouz menggunakan stevía yang merupakan pemanis alami, sehingga tidak menyebabkan gula darah melonjak naik.
Melonjaknya gula darah ini sangat berbahaya, terutama bagi penderita diabetes.
"Fayrouz juga bisa menjadi alternatif pilihan yang menarik, mengingat kita sudah banyak menyantap hidangan manis dan tinggi karbohidrat saat berbuka," imbuh Ria.
Fayrouz merupakan minuman berkarbonasi bebas alkohol berbahan dasar malt.
Baca: Dihargai Jutaan Rupiah, Polisi Ciduk Mami yang Dagangkan PSK Saat Bulan Ramadan
Malt adalah bahan alami, yaitu kecambah biji-bijian serealia yang telah dikeringkan.
Dari berbagai jenis sereal yang dapat dibuat malt, barley adalah yang paling umum.
Pada proses produksi, biji-bijian itu dibuat berkecambah dengan merendamnya di dalam air.
Selanjutnya, untuk menahan proses perkecambahan, dilakukan pengeringan.
Fayrouz menggunakan stevia sebagai bahan pemanis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/es-teh_20180519_202720.jpg)