Info Mudik 2018
Tak Hanya Cek Kesehatan, Sopir di Bandara Soekarno-Hatta Cek HIV dan TBC Gratis
Baru terlaksana tahun ini, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menambahkan cek kesehatan HIV dan TBC untuk sopir moda transportasi umum.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Baru terlaksana tahun ini, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menambahkan cek kesehatan HIV dan TBC untuk sopir moda transportasi umum.
Seluruh sopir transportasi umum di Bandara Soekarno-Hatta hari ini melaksanakan cek kesehatan gratis di pengendapan taksi, guna menekan tingkat kecelakaan saat arus mudik Lebaran 2018.
Tidak hanya tes kesehatan yang berupa pengecekan tensi dan urine, di tahun ini ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena ada pengecekan HIV dan TBC secara gratis.
Menurut, Kasi Matra Perwakilan Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta, Dokter Budi Hendrawan menjelaskan, pemeriksaan ini juga sebagai aksi penanggulangan penyebaran virus HIV di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta.
"Untuk HIV kita langsung lakukan pemeriksaan pada hari ini dan hasilnya akan kita kasih tahu tapi rahasia. Yang mengetahui hanya bagian kesehatan, nanti kalo ada yang positif akan kita kasih tahu melalui telefon," jelas Budi saat melakukan tinjaun kesehatan di Pengendapan taksi Bandara Soekarno-Hatta, Senin (11/6/2018).
Budi meneruskan, yang divonis positif HIV tersebut akan dilarikan dan dirujuk ke dinas kesehatan atau puskesmas ditempat tinggalnya untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut.
Sedangkan untuk TBC, Budi menerangkan, pemeriksaan hari ini hanya screening terlebih dahulu.
"Untuk TBC kita tidak langsung pemeriksaan tapi screening dulu yang mengarah kepada penyabit TBC. Baru akan kita lakukan pemeriksaan," imbuh Budi.
Sementara, Budi menjelaskan bahwa tujuan dari pemeriksaan HIV dan TBC untuk sopir moda transportasi umum di Bandara Soekarno-Hatta adalah untuk mencegah penyebarannya di bandara internasional tersebut.
"Seperti kita ketahui HIV ini adalah penyakit yang tidak tampak mata langsung. Kondisi fisik 100 persen fit, tapi di dalam tubuhnya kita tidak tahun seperti fenomena gunung es yang hanya tampak diujungnya saja tapi dibawahnya kita tidak tahu, makanya dengan adanya pemeriksaan HIV ini kalo ada yang terindikasi HIV itu maka kita bisa sosialisasikan lebih detail lagi kepada kawan-kawan pengemudi," jelas Budi.
Sementara itu, Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Siwi Erma Adriyani menerangkan, acara tahunan tersebut guna memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta saat melaksanakan mudik.
"Tujuannya adalah dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan human eror, khususnya driver angkutan umum yang ada disekitar bandara soetta, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa angkutan umum di Bandara Soetta," ujar AKBP Siwi.
Bila didapati ada seorang sopir yang menggunakan obat-obatan terlarang, Jelas AKBP Siwi, pengemudi tersebut tidak akan diperbolehkan menjalankan kendaraannya.
"Apa bila terbukti positif alkohol dan narkoba, maka sebaiknya pengemudi tidak menjalankan kendaraannya karena akan sangat berdampak di keselamatan penumpang dan kepercayaan penumpang terhadap angkutan umum di Bandara Soetta," jelas AKBP Siwi.
Ia melanjutkan, selain dilarang menjalankan kendaraannya, yang bersangkutan juga akan melewati proses hukum.
"Dari aspek hukum akan ditangani secara hukum, sesuai dengan prosedur atau peraturan yang berlaku," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/cek-kesehatan-sopir-di-bandara-soekarno-hatta_20180611_112946.jpg)