5 Kuli Sindang Jadi Saksi Pelemparan Batu ke Mobil Jenderal TNI

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, jembatan layang di depan mal Cibubur Junction itu dibatasi kawat dan tiang kokoh sekira tinggi dua meter.

Penulis: Bima Putra | Editor: Kurniawati Hasjanah
5 Kuli Sindang Jadi Saksi Pelemparan Batu ke Mobil Jenderal TNI - 5-kuli_20180612_144924.jpg
istimewa
Lima kuli sindang yang menjadi saksi pelemparan batu, Cimanggis, Depok, Selasa (12/6/2018)
5 Kuli Sindang Jadi Saksi Pelemparan Batu ke Mobil Jenderal TNI - layang1_20180612_145109.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak atas dari jembatan layang tempat pelaku melempar batu ke jalan, Cimanggis, Depok, Selasa (12/6/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Polresta Depok masih terus melakukan penyelidikan atas kasus pelemparan batu dari atas jembatan layang tol Cibubur ke mobil Bandem Wantanas Brigjen TNI Saiful.

Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman menduga pelaku pelemparan batu ke mobil Brigjen TNI yang sedang melintas dilakukan dari sisi samping jembatan.

"Sepertinya lemparannya dari samping ga mungkin dari tengah, karena pembatasnya tinggi," kata Arif saat dihubungi wartawan di Cimanggis, Depok, Selasa (12/6/2018).

Perihal lokasi yang berdekatan dengan wilayah Jakarta Timur, Arif menjelaskan TKP tempat pelemparan batu masih berada di wilayah Depok.

"Di Depok," lanjutnya.

Baca: Pamer Foto dengan Paula Verhoeven, Baim Wong Sudah Tak Jomblo Lagi?

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro menjelaskan pihaknya telah mendalami CCTV dari Jasamarga.

Selain CCTV, lima kuli sindang menjadi saksi atas kejadian pelemparan batu.

"Saat ini kami juga masih dalami CCTV dari Jasamarga. Ada lima saksi (kuli sindang) yang sedang diperiksa. Untuk korban tidak ada," tuturnya.

Baca: Disebut Sempat Nikah dengan Kriss Hatta, Sang Paman Beberkan Rahasia Pernikahan Hilda

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, jembatan layang di depan mal Cibubur Junction itu dibatasi kawat dan tiang kokoh sekira tinggi dua meter.

Di sekitar area jembatan, terdapat beberapa batu seukuran kepalan tangan orang dewasa.

Sementara di sisi kiri jembatan yang mengarah ke Cibubur Junction, terdapat tempat beristirahat beratapkan terpal yang dikaitkan ke pagar pembatas dan batang pohon.

Sebagai informasi, mobil yang ditumpangi Saiful dilempari batu dari atas jembatan layang tol Cibubur kilometer 14.

Kejadian yang berlangsung pada Senin (11/6/2018) pukul 03.00 WIB itu mengakibatkan kaca depan mobil retak.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved