Gus Mus: Semoga Pemimpin Negeri Ini diberi Petunjuk oleh Tuhan agar tidak Melupakan-Nya
"Kita berdoa mudah-mudahan kita terutama pemimpin-pemimpin kita diberi hidayah petunjuk oleh Tuhan supaya tidak melupakan Tuhan," kata Gus Mus.
Penulis: rohmana kurniandari | Editor: rohmana kurniandari
TRIBUNJAKARTA.COM - Memasuki tahun politik, masyarakat dihadapkan dengan pilihan calon pemimpin.
KH A Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus menilai bahwa masyarakat lah yang menentukan seorang pemimpin yang tepat.
Tentu, pemimpin tersebut harus memenuhi sejumlah kriteria.
Namun, yang penting bagi Gus Mus, seorang pemimpin hendaknya takut kepada Tuhan.
Ia berharap pemimpin negeri ini diberi petunjuk oleh Tuhan agar diberi hidayah oleh-Nya.
"Kita berdoa mudah-mudahan kita terutama pemimpin-pemimpin kita diberi hidayah petunjuk oleh Tuhan supaya tidak melupakan Tuhan," kata Gus Mus saat hadir di acara Mata Najwa, Rabu (13/6/2018).

Lebih lanjut, pengasuh ponpes Raudlatut Thalibin Rembang itu menyampaikan bahwa orang yang melupakan Tuhan akan dibuat Tuhan melupakan diri sendiri.
"Orang yang melupakan Tuhan itu akan dibuat Tuhan melupakan diri sendiri. Maka jangan heran kalau banyak orang yang lupa diri karena dia lupa Tuhan, ujar Gus Mus.
Ia mengingatkan kepada para pemimpin untuk senantiasa mengingat Tuhan, walaupun sudah memiliki kemampuan yang luar biasa.
"Betapa pun kemampuan Anda, betapa pun kehebatan Anda, jangan pernah pernah lupa Tuhan, karena kalau lupa kepada Tuhan, akan dibuat Tuhan lupa diri," pungkasnya.
Sebelumnya, Gus Mus yang hadir dalam acara yang dipandu Najwa Shihab itu menyampaikan beberapa tipe pemimpin.
"Pemimpin itu macam-macam. Ada Pemimpin politik, pemimpin negara, pemimpin agama, dan lain-lain," ungkapnya.
"Dan itu kelihatan wajahnya dari perilakunya," tambahnya.
Gus Mus pun menyampaikan sejumlah kriteria yang semestinya dimiliki pemimpin.
"Kalau dia pemimpin agama ya dia harus tahu dan mengamalkan ilmu agamanya, bukan hanya tahu. Ilmu itu hanya informasi," tegasnya.