Piala Dunia 2018
Made in Mexico, Made for Victory
MENGHADAPI Piala Dunia 2018 di Rusia, Meksiko mengusung slogan "Made in Mexico, Made for Victory"
TRIBUNJAKARTA.COM, RUSIA - MENGHADAPI Piala Dunia 2018 di Rusia, Meksiko mengusung slogan "Made in Mexico, Made for Victory" (Buatan Meksiko, diciptakan untuk menang, red). Setelah prestasi terbaik hanya sampai perempatfinal pada 1970 dan 1986, ada optimisme, tim ini bisa membuat gebrakan pada Piala Dunia tahun ini.
Tim yang ditangani pelatih Juan Carlos Osorio berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2018 setelah mereka finis di urutan pertama di kualifikasi zona CONCACAF dan berharap untuk sekali lagi tampil mengesankan di Piala Dunia dengan beberapa pemain muda berbakat.
Di tim berjuluk El-Tri tahun ini, para pemain muda terus mencari untuk menemukan ritme permainan bersama dengan beberapa pemain veteran.
Meksiko telah berhasil melewati babak penyisihan grup di setiap Piala Dunia yang telah diikutinya sejak 1986 (tujuh kali Piala Dunia setelah dilarang tampil pada Piala Dunia 1990).
Rencananya, target awal mereka akan melakukan hal yang sama pada kali ini setidaknya lolos dari fase grup meski kali ini mereka menghadapi tantangan berat, ada beberapa lawan yang kuat di grup F.
Di antara pemain Meksiko, ada Hirving Lozano. Mantan pemain Pachuca dan sekarang bintang PSV itu adalah bintang muda yang memiliki potensi untuk tampil gemilang pada Piala Dunia.
Pemain berusia 22 itu adalah seorang pemain sayap yang memiliki kecepatan, mengontrol bola dengan sangat baik, dan dapat menghasilkan serangan secara konsisten.
Selain itu ada Carlos Vela. Setelah perseteruannya dengan FA Meksiko, sekarang dia kembali dipercaya main di timnas. Dia adalah nilai tambah besar bagi tim ini karena pengalamannya bermain di Los Angeles FC di Major League Soccer.
Vela mencetak tujuh gol dalam 11 pertandingan pertamanya untuk tim MLS dan dia terlihat berkualitas saat melakukannya. Dia dalam kondisi bugar, percaya diri, dan siap untuk berjuang. Bersamanya di satu sisi dan Lozano di sisi lain, Meksiko punya kekuatan menjanjikan.
Soal konsistensi, jika dibandingkan, timnas Jerman selalu berhasil mencapai semifinal Piala Dunia. Nah, Meksiko tampaknya selalu berhasil mencapai babak 16 besar.
Ada keraguan terhadap peran Rafa Marquez yang akan berusia 39 tahun, apakah dia bisa tampil cepat sebagai penyerang.
Timnas Meksiko ini memiliki kualitas yang serius, terutama di sepertiga kekuatan mereka. Tetapi berada di grup yang sulit juga membuat mereka berpeluang bisa tersingkir dari fase penyisihan grup.
Mereka harus berada di urutan kedua dalam grup mereka, tetapi Korea Selatan diperkirakan bisa menjadi tim yang membuat Meksiko dalam masalah saat ini untuk lewat fase grup.
Piala Dunia di Rusia adalah Turnamen yang Ke-16 kalinya yang mereka ikuti sejak 1930. Ditempatkan di grup F, Meksiko disebut-sebut berada di grup neraka karena bersaing bersama Jerman, Swedia, dan Korea Selatan.
Dari 15 penampilan sebelumnya, prestasi terbaik Meksiko adalah menembus perempat final yang mereka alami dua kali pada Piala Dunia 1970 dan 1986.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/timnas-meksiko_20180614_104653.jpg)