Demi Selamatkan Nyawa Bayi 6 Bulan, Wanita Ini Rela Sumbangkan Hatinya
Namun ketika mereka membawanya ke dokter di Singapura, ternyata bayi mungil itu derita gagal hati akut.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Waktu hampir habis bagi bayi laki-laki berusia enam bulan yang menderita gagal hati akut.
Dalam perjalanan bersama keluarganya pada 7 Juni untuk mengunjungi kerabatnya di Malaysia, bayi tersebut alami diare parah.
Baca: Polisi Duga KM Sinar Bangun Tak Miliki Izin Berlayar, Fahri Hamzah Geram dan Salahkan Menteri Susi
Saat itu orang tuanya menganggap sebagai penyakit pencernaan biasa.
Namun ketika mereka membawanya ke dokter di Singapura, ternyata bayi mungil itu derita gagal hati akut.
Transplantasi hati adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa bayi laki-laki itu.
TONTON JUGA
Baca: Raja Juli Antoni Sindir Soal Prabowo, Fadli Zon Beri Peringatan Pada PSI Belum Tentu Lolos
Orang tua bayi itu sangat bersedia untuk menyumbangkan sebagian hati mereka.
Namun kenyataanya hati kedua orang tua bayi itu tidak ada yang cocok.
Jadi pasangan itu mencari bantuan di media sosial, Sabtu (16/6/2018).
Mereka berharap menemukan hati yang cocok untuk anak mereka yang sedang sakit.
Baca: Traktir Keponakan Belanja, Raffi Ahmad Dibuat Deg-degan Lihat Jumlah Tagihannya Ah Gila!
Dikutip TribunJakarta.com dari Asia One tiga orang cepat menanggapi permintaan keluarga bayi itu.
Ke tiga orang tersebut menjalani pemeriksaan medis pada hari yang sama untuk melihat apakah mereka adalah donor hati yang sesuai.
Dari ke tiganya, seorang wanita berusia 32 tahun dianggap sebagai kandidat yang paling cocok oleh dokter di National University Hospital.
Transplantasi hati kemudian dilakukan pada Rabu (20/6/2018).
Baca: Mama Amy Pamer Foto Liburan, Nagita Slavina Bikin Salah Fokus hingga Netter Kompak Ucapkan Ini
Setelah operasi 12 jam yang sukses, baik bayi dan donor sekarang memulihkan diri di bangsal rumah sakit.
Donor hati biasanya bisa dipulangkan setelah seminggu tinggal di rumah sakit.
Hati donor akan bergenerasi dalam waktu dua hingga tiga bulan dan dia akan dapat menjalani kehidupan normal setelah transplantasi.
Ibu bayi itu, Madam Kelly Law (37), sangat bersyukur atas penyelamat putranya.
Kelly mengatakan dibutuhkan keberanian besar untuk menyumbangkan hati.
Baca: Ayu Ting Ting Disebut Terlihat Gelisah Saat Ditanya Soal Pacar, Pakar Pembaca Wajah Bongkar Hal Ini
"Dibutuhkan keberanian luar biasa untuk membuat keputusan ini dan tidak semua orang mampu melakukannya," ujar Kelly.
Dia memuji donor hati untuk tindakan tanpa pamrih.
"Terpisah dari orang tua seseorang, saya tidak berpikir seseorang yang tidak terkait dengan pasien akan bersedia untuk menjalani transplantasi," tambah Kelly.
Kelly mengatakan dia sangat tersentuh ketika mendengar wanita yang mendonorkan hatinya merupakan ibu dari anak lelaki berusia tiga tahun.
Baca: Banjir Air Mata Saat Rayakan Ulang Tahun, Ayu Ting Ting Ungkap Menunggu Dapat Ini
Tak hanya itu, wanita pendonor itu bahkan sempat bertanya tentang kondisi putranya segera setelah dia bangun dari anestesi.
Meskipun mereka belum bertemu langsung, donor mengatakan dalam pesan teks kepadanya:
"Saya berharap transplantasi ini akan menginspirasi lebih banyak orang untuk membantu orang lain."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bayi_20180621_165310.jpg)