Piala Dunia 2018

Jepang vs Senegal, Sasaran Baru Honda

"Senegal adalah tim yang kuat. Kami harus mencari kelemahan mereka. Saya ingin mencetak gol. Tapi mungkin akan ada yang menghadang saya," kata Honda

Penulis: Dodi Esvandi | Editor: ade mayasanto
AFP
CETAK GOL - Gelandang Timnas Jepang, Keisuke Honda menargetkan bisa mencetak gol ke gawang Senegal di pertandingan kedua grup H Piala Dunia 2018 di Stadion Ekaterinburg, Minggu (24/6/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - DI pentas Piala Dunia, Keisuke Honda punya rekor bagus saat menghadapi tim-tim asal Afrika.

Di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, pemain yang kini berusia 32 tahun itu menjebol gawang Kamerun untuk kemenangan Jepang 1-0 di babak penyisihan grup.

Empat tahun kemudian, pemain yang kini membela Pachuca itu menjebol gawang Pantai Gading satu kali untuk kemenangan Jepang 2-1 juga di penyisihan grup.

Kini, di Piala Dunia 2018 di Rusia, Honda membidik sasaran baru.

Kali ini gawang Senegal yang jadi incarannya saat Samurai Biru bertemu wakil Benua Hitam itu di pertandingan kedua grup H di Stadion Ekaterinburg, Minggu (24/6/2018).

”Senegal adalah tim yang kuat. Kami harus mencari kelemahan mereka. Saya ingin mencetak gol. Tapi mungkin akan ada yang menghadang saya," kata Honda seperti dikutip dari Kyodo News, Sabtu (23/6/2018).

Jepang dan Senegal kini sama-sama memimpin perolehan angka di grup H.

Wakil Asia dan wakil Afrika itu sama-sama menang di laga pertama.

Jepang menggasak Kolombia 2-1.

Sementara Senegal mengalahkan Polandia dengan skor yang sama.

Honda percaya Jepang akan mampu meraih poin penuh melawan Senegal.

Menurutnya, permainan kolektif dan eksekusi bola-bola mati Jepang akan membuat lini pertahanan Senegal kerepotan.

”Kami telah memahami kekuatan dan kelemahan mereka. Di laga nanti, saya rasa bola-bola mati akan menjadi kunci apabila kami ingin meraih kemenangan. Kami sebenarnya juga dapat mengincar kiper mereka. Namun, kunci permainan kami ada di bola-bola mati,” ujar Honda dikutip dari ESPN.

Honda sendiri dikenal sebagai pemain yang andal dalam urusan bola-bola lambung dan tendangan bebas.

Saat melawan Kolombia, mantan pemain AC Milan itu masuk menjadi pemain pengganti di babak kedua setelah Jepang menarik keluar Shinji Kagawa.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved