Kemenhub Bakal Pasang Jembatan Timbang di Tol Jakarta-Cikampek

Kementerian Perhubungan berencana memasang jembatan timbang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk mencegah truk yang kelebihan muatan melintas.

Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Evakuasi truk kontainer yang terguling di exit tol Bekasi Barat, Selasa (29/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana memasang jembatan timbang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk mencegah truk yang kelebihan muatan melintas.

"Angkutan berat sebetulnya esensinya tidak perlu dilarang, tapi dalam catatan kami truk itu hampir 90 persen over dimension overload. Sebab itu kami akan lakukan uji coba di jalan tol, terutama di Jakarta-Bekasi," ujar Budi di Kantor Kemenhub, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).

Pemasangan jembatan timbang untuk mengantisipasi kemacetan karena laju truk yang berlebihan muatan berkurang.

"Diharapkan truk-truk muatan besar dapat meningkatkan kecepatannya. Sehingga kemacetan di beberapa titik akan cepat terurai," ucap Budi.

Selain itu, sambung dia, dipasangnya jembatan timbang berharap aspal jalan tol tidak cepat aus dan tahan lama.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Jasa Marga.

Budi menginginkan, jembatan timbang tersebut dibangun di dekat pintu masuk tol atau di rest area.

"Ya saya harapannya begitu memasuki tol, saat di awal-awal dari mulai perpindahan dari nasional ke jalan tol, bikin jembatan timbang atau di rest area," ucap dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved