Supaya Pilkada Aman dan Damai, Kapolresta Tangerang Ajak Doa Bersama Lintas Agama

Ia pun mengajak mayarakat untuk mengedepankan demokrasi yang santun tanpa hoax, kampanye hitam, dan ujaran kebencian.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat menyalami jamaat Gereja Katolik Santa Odilia, Panongan, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PANONGAN - Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif menjadi inisiator pelaksanaan doa akbar lintas agama di Gereja Katolik Santa Odilia, Panongan.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan harapan Pilkada yang berlangsung bakal berjalan aman dan damai.

Dalam sambutannya, Sabilul mengajak seluruh elemen masyarakat terutama pemuka agama untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif selama jelang dan pelaksanaan Pilkada serentak yang jatuh pada tanggal 27 Juni 2018.

"Hari ini kami melaksanakan doa akbar lintas agama untuk Pilkada damai. Doa juga untuk menjaga tensi agar tetap sejuk," ujar Sabilul di Gereja Katolik Santa Odilia, Kabupaten Tangerang, Minggu (24/6/2018).

Menurutnya, agar semua masyarakat Kabupaten Tangerang dari segala unsur untuk menjadi peredam atas potensi meningkatnya tensi dan konflik jelang dan pelaksanaan pemungutaan suara.

Gereja Katolik Santa Odilia, Panongan, Kabupaten Tangerang.
Gereja Katolik Santa Odilia, Panongan, Kabupaten Tangerang. (ISTIMEWA)

Ia pun mengajak mayarakat untuk mengedepankan demokrasi yang santun tanpa hoax, kampanye hitam, dan ujaran kebencian.

"Semoga pelaksanaan Pilkada di Indonesia berjalan aman, lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin yang cakap dan amanah yang benar-benar bekerja untuk rakyat yang memberi kepercayaan di pundaknya," kata Sabilul.

Menurutnya, Pemilu termasuk Pilkada merupakan salah satu implementasi prinsip kedaulatan rakyat.

Demokrasi elektoral, sambung Sabilul, adalah sarana bagi rakyat untuk menentukan siapa yang terbaik atau siapa yang rakyat kehendaki untuk memimpin daerahnya.

"Pelaksanaan Pilkada selain sebagai implementasi kedaulatan rakyat, juga dalam rangka mencari pemimpin yang jujur, terpercaya, cakap, dan bertanggung jawab," kata Sabilul.

"Demokrasi adalah keniscayaan sejarah, maka tugas kita adalah menjaga dan mengembangkannya. Kita ada untuk menjaga demokrasi, menjaga kebebasan," tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zaenal Abidin mengatakan, agar masyarakat yang sudah memiliki hak suara untuk menggunakannya secara bijak.

Dia mendorong partisipasi warga untuk datang ke tempat pemungutan suara, karena hak pilih sangat menentukan masa depan Kabupaten Tangerang.

"Kami mengimbau untuk jangan golput. Gunakan hak pilih anda untuk memilih pemimpin sesuai hati nurani," kata Ali.

Dalam kegiatan itu dihadiri ribuan jemaat dan turut dihadiri Dandim 0506, Letkol Inf. Yogi Muhammanto, Kasubag TU Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, Asep Maman Kurnia, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Ahmad Hidayat, dan perwakilan ormas.

Doa bersama dipimpin Ketua FKUB Kabupaten Tangerang yang juga Sekretaris MUI Kabupaten Tangerang, KH. Nur Alam.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved