Breaking News:

Pilkada Serentak 2018

Hasil Hitung Cepat Pilwakot Makassar, Kotak Kosong Unggul dari Calon Tunggal

Hasil quick count itu antara lain dari Celebes Risiert Centre (CRC), Jaringan Suara Indonesia (JSI), dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Handover
Munafri Arifuddin ngopi bareng alumni SMA 2 Makassar (Smada) Angkatan 1993 di Warung Kopi Mamarita Makassar, Jl Cendrawasih, Makassar, Rabu (28/6/2017). alumni SMA 2 Makassar (Smada) Angkatan 1993 mendukung Munafri Arifuddin maju di Pilwali Makassar 2018 mendatang 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASSAR – Calon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) belum unggul atas kotak kosong berdasarkan perhitungan cepat ( quick count) beberapa lembaga survei pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar.

Hasil quick count itu antara lain dari Celebes Risiert Centre (CRC), Jaringan Suara Indonesia (JSI), dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Berdasarkan hasil quick count tersebut, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) sudah menyatakan bahwa kotak kosong memenangkan Pilkada Makassar sebelum perhitungan resmi KPU diumumkan.

Baca: Buntut Penembakan Pesawat Pengangkut Logistik, Pilkada di Kabupaten Nduga Papua Tertunda

Pada pilkada Makassar ini, Danny juga melakukan perhitungan suara secara real count.

Menurut perhitungannya, di seluruh TPS di Kota Makassar telah menyatakan kotak kosong

“Real count saya lakukan karena semua TPS sudah ada hasilnya. Semua TPS sudah ada hasil perhitungan suaranya. Baik real count yang saya lakukan dan quick count yang dilakukan beberapa lembaga survei sama menyebutkan bahwa kotak kosong unggul dengan angka 53 persen dan 46 persen untuk calon tunggal,” kata Danny.

Baca: Kerap Dituduh Pakai Wig, Donald Trump Buktikan Keasliannya dengan Cara Ini

Danny juga menyebutkan bahwa unggulnya kotak kosong dari calon tunggal dari Kota Makassar merupakan sejarah baru di Indonesia.

Pilkada untuk skala kota besar, baru kali ini ada calon tunggal dikalahkan oleh kotak kosong.

“Kota Makassar cetak sejarah baru di Indonesia, calon tunggal kalah dari kotak kosong. Untuk skala kabupaten, pernah ada kotak kosong kalahkan calon tunggal di Maluku,” bebernya.

Dengan keunggulan kotak kosong di Pilkada serentak 2018, sambung Danny, Makassar kembali akan menggelar pemilihan wali kota dan wakil wali kota pada pilkada selanjutnya di tahun 2020. (Kontributor Makassar, Hendra Cipto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Quick Count Pilkada Makassar, Kotak Kosong Unggul atas Calon Tunggal ",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved