Fakta Terduga Pelaku Ledakan di Pasuruan, Punya 3 Identitas Palsu Hingga Sempat Terlibat Bom Panci

Dia menjelaskan, aktivitas AB ini tidak ada yang mencurigakan. Namun, dia memang sangat tertutup sekali di kalangan warga sekitar.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muhammad Zulfikar
Kolase TribunJakarta.com
Ki-Ka: Suasana saat bom meledak - terduga pelaku 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terjadi ledakan yang diduga bom di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Saat kejadian sekitar pukul 11.30 WIB, ledakan terdengar dari rumah milik Saprani yang dikontrak oleh pelaku terduga teror bom rakitan berinsial AB.

"Iya, ledakan di Bangil, Pasuruan itu diduga bom. Penghuni kontrak rumah itu (milik Saparni)," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (5/7/2018).

Dari keterangan saksi Hariono, yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian menerangkan, ledakan terjadi di dalam rumah.

Saat ledakan pertama, Hariono mendatangi rumah tersebut dan langsung mengecek ke dalam rumah.

Saat berada di rumah tersebut, dia mencium bau mesiu dan akhirnya keluar.

Ketika keluar, Hariono kembali mendengar ledakan kedua dan para warga menjauh dari sumber ledakan.

"Setelah ledakan kedua, ada seorang pria keluar dari dalam rumah sambil membawa tas ransel. Polisi mengejar dan kembali terdengar ledakan yang ketiga," cetus Barung.

Setelah ledakan ketiga, seorang pria (diduga Abdullah) keluar rumah sambil naik motor dan bawa tas ransel ke arah timur.

Dipuji Kehebatannya Jadi Istri Raffi Ahmad, Begini Reaksi Nagita Slavina

Dari kejadian ini, ada seorang bocah berusia sekitar 6 tahun yang mengalami luka-luka.

Berikut sederet fakta terduga pelaku bom pasuruan AW dirangkum TribunJakarta.com.

1. Dikenal jarang bersosialisasi

Sosok terduga pelaku bom disebut tak dikenal baik oleh kalangan warga setempat.

Bahkan, dirinya juga dikatakan jarang bersosialisasi.

"Saya tidak pernah tahu siapa namanya. Dianya juga jarang bersosialisasi di sini. Rumahnya selalu ditutup rapat, pagi, siang dan malam," kata Sunandar, salah satu tetangganya, Kamis (5/7/2018).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved