Usai Umrah, Wingky Wiryawan Alami Perubahan Ini

"Banyak hal yang akhirnya gue mendapat titik poin yang paling penting yang sampai sekarang membuat gue sangat tenang sekali," papar Winky.

Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Y Gustaman
Instagram
Winky Wi saat umrah. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Artis peran Winky Wiryawan mengaku berubah usai umrah pada April 2018 lalu.

Dilansir dari kanal YouTube Entertainment News, Jumat (6/7/2018) Disc Jockey (DJ) ini menjelaskan perubahan itu diawali tatkala dirinya menanyakan arti Alquran kepada ustaz yang membimbingnya.

"Gue dapet sesuatu yang menarik di sana. Karena begitu di sana gue mencoba untuk baca Alquran, terus gue menanyakan arti-arti tersebut sama ustaz gue di sana," ujar pria berusia 44 tahun ini.

Pulang Umrah, Winky Wiryawan Kurangi Dunia Malam

Ia mengaku hasil diskusi dengan ustaz tersebut membuat dirinya menjadi tenang.

"Banyak hal yang akhirnya gue mendapat titik poin yang paling penting yang sampai sekarang membuat gue sangat tenang sekali," papar suami Kenes Andari ini.

"Intinya bahwa nggak pernah ada berita buruk di dunia," sambungnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan beberapa musibah bukanlah hal yang buruk, namun suatu ketetapan dari Tuhan.

Dampak Ganjil Genap Diperluas, Pengguna Transjakarta Capai 570 Ribu Penumpang

"Lo tabrakan gitu, itu sebenarnya bukan berita buruk, ya emang sebenarnya lo harus sudah tabrakan gitu. Trus 'waduh gue dicolong handphonenya nih', ya emang lo harus udah dicolong, udah waktunya," papar pria kelahiran Bandung ini.

Ia meyakini tak ada keburukan dalam dunia ini, yang ada hanya sebatas kesedihan.

"Nggak ada yang buruk. Semua itu nggak ada yang buruk. Sedih ada, tapi buruk itu nggak ada," beber pemilik nama Nurayendra Irwindo ini.

Tukang Kebun Meninggal Usai Salat Jumat di Masjid Al Hikmah Tangerang

Ia bisa menerapkan ketenangan yang ia dapatkan pada seluruh aspek kehidupannya.

Terlebih lagi rumah tangganya, yang sudah berjalan hampir 14 tahun, namun Winky dan Kenes belum juga dikaruniai buah hati.

Ia pun menjelaskan tekanan yang ia rasakan saat awal menikah.

"Dua tahun itu ada tekanan. Baik dalam diri sendiri, kita berdua, ataupun dari orang tua, atau lingkungan, 'kapan punya anak?'," ucapnya menirukan pertanyaan dari sekitarnya.

"Dan yang lain udah going, sometimes (kadang) ngelihat 'bisa jadi sekarang anak kita udah segede ini'," sambungnya seraya berkata pada istrinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved