Piala Dunia 2018
Kroasia Tim Bermental Baja dan Cetak Rekor Baru Usai Tumbangkan Inggris
Tapi Kroasia kemudian mampu membuat kedudukan sama kuat lewat gol Mario Mandzukic (4') dan mampu menang 3-2 pada babak adu penalti
Penulis: Erik Sinaga | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM, MOSKOW - Mental yang sangat baik menjadi salah satu kunci Kroasia mampu melangkah ke partai final Piala Dunia 2018.
Kroasia mampu memastikan satu tempat di laga final Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Inggris di semifinal, Kamis (12/7/2018) di Stadion Luzhniki, dini hari WIB.
Dalam laga ini, Vatreni, julukan Kroasia sebenarnya harus tertinggal lebih dahulu lewat gol tendangan bebas Kieran Tripier pada menit ke-5.
Namun anak asuhan Zlatko Dalic mampu menyamakan kedudukan lewat Ivan Perisic pada menit ke-68.
Hasil imbang 1-1 bertahan laga berlangsung selama 90 menit dan membuat laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Dalam perpanjangan waktu Mario Mandzukic menjadi penentu lolosnya Kroasia ke partai puncak lewat golnya pada menit ke-109.
Kemenangan di semifinal atas Inggris ini, semakin membuktikan bahwa Luka Modric dkk punya mental yang cukup baik karena selalu tertinggal terlebih dahulu di fase gugur Piala Dunia 2018.
Pada laga 16 besar, Denmark lawan Kroasia saat itu mampu unggul cepat lewat Mathias Jorgensen (menit ke-1).
Tapi Kroasia kemudian mampu membuat kedudukan sama kuat lewat gol Mario Mandzukic (4') dan mampu menang 3-2 pada babak adu penalti.
Hal serupa juga terjadi pada babak perempat final, Kroasia kala itu tertinggal lebih dahulu lewat Denis Cheryshev (31').
Andre Kramaric dengan cepat kemudian membawa Kroasia bangkit dalam laga kontra Rusia tersebut berkat golnya pada menit ke-39.
Laga ini kemudian berlanjut ke perpanjangan waktu dimana kedua kubu sukses mengemas satu gol.
Kroasia mampu mencetak gol di perpanjangan waktu lewat Domagoj Vida (100') sedangkan tuan rumah mengemas satu gol melalui Mario Fernandees (115').
Kroasia kemudian menunjukan bagaimana hebatnya mental mereka setelah menang 4-3 melalui adu penalti.
Perjalanan Kroasia pada fase gugur ini menunjukan bagaimana hebatnya mental anak asuhan Zlatco Dalic karena selain selalu tertinggal mereka juga harus melalui babak perpanjangan waktu untuk melaju ke laga final.
Pada laga final yang akan berlangsung pada Minggu (15/7/2018), Kroasia sudah ditunggu oleh juara Piala Dunia 1998, Perancis.
Kroasia Jadi Negara Ke-13 yang Berhasil Tampil di Final Piala Dunia, Siapa Saja Tim Lainnya?
Timnas Kroasia sukses mencatatkan sejarah baru di ajang Piala Dunia dengan mampu melangkah ke final pada edisi 2018 setelah sukses menyingkirkan Inggris.
Pada laga semifinal yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Rabu (11/7/2018) atau Kamis dini hari WIB itu, timnas Kroasiaberhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.
Timnas Inggris sempat unggul cepat pada menit ke-5 via eksekusi tendangan bebas Kieran Trippier.
Namun, timnas Kroasia mampu bangkit dan membalas melalui Ivan Perisic pada menit ke-68 untuk memaksakan laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit.
Pada masa tersebut, timnas Kroasiaberhasil mencetak gol kemenangan melalui sontekan kaki kanan Mario Mandzukic setelah menerima bola dari Ivan Perisic pada menit ke-109.
Keberhasilan ini membuat timnas Kroasia sukses melangkahi catatan terbaik yang pernah dilakukan para pendahulunya di Piala Dunia 1998 dengan menembus babak semifinal.
Timnas Kroasia yang saat itu masih diperkuat Davor Suker dkk secara mengejutkan mampu melangkah ke semifinal sebelum disingkirkan tuan rumah Prancis dengan skor 1-2.
Kesuksesan ini membuat timnas Kroasiamen jadi negara ke-13 sepanjang sejarah Piala Dunia yang berhasil melaju hingga ke babak final.
Ke-12 negara yang sudah terlebih dahulu tampil di final Piala Dunia adalah Jerman (8 kali), Brasil (7), Italia (6), Argentina (5), Perancis (3), Belanda (3), Uruguay (2), Cekoslovakia (2), Hungaria (2), Inggris, Spanyol, dan Swedia (1).
Di partai final Piala Dunia 2018, timnas Kroasia sudah ditunggu oleh Perancis yang satu hari sebelumnya sudah memastikan satu tiket ke partai puncak setelah menyingkirkan Belgia dengan skor 1-0.
Di atas kertas, timnas Perancis diunggulkan untuk menjadi juara karena Les Bleus adalah tim paling sering tampil di final Piala Dunia dalam 20 tahun terakhir sebanyak 3 kali.
Sebelumnya timnas Perancis berhasil lolos dan menjadi juara pada Piala Dunia 1998 dengan mengandaskan Brasil dengan skor 3-0 dan pada 2006 saat tumbang dari Italia melalui drama adu penalti. (Bolasport)