PJR Jalan Tol Jakarta Cikampek: Meskipun Ditutup Dua Lajur, Lalu Lintas Masih Kondusif Semalam

"Jika ada terjadi kepadatan kita akan lakukan rekayasa terbatas dalam artian kita akan melakukan pengalihan arus," katanya.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Proyek pemasangan Steel Box Girder di KM 18 Jalan tol Jakarta Cikampek 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Kepala Induk Polisi Jalan Raya (PJR) Jalan Tol Jakarta Cikampek Kompol Deni Setiawan mengatakan, situasi lalu lintas saat proses pemasangan steel box girder menggunakan metode launcher gantry di KM 18 masih kondusif.

Menurutnya, untuk proses commissioning atau kegiatan pemeriksaan pengujian instalasi pemasangan erection steel box girder yang dilakukan pada Rabu (17/7/2018) pukul 21.00 WIB, hingga Kamis (18/7/20198) pukul 05.00 WIB, kondisi arus lalu lintas terbilang kondusif.

Namun pihaknya tetap melakukan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas tepat di lajur yang terkena imbas penutupan.

"Jika ada terjadi kepadatan kita akan lakukan rekayasa terbatas dalam artian kita akan melakukan pengalihan arus. Untuk semalam situasi lalin masih kondusif," kata Deni kepada TribunJakarta.com.

Dia menekankan penutupan sebagian lajur dilakuka secara situasional sesuai keperluan space atau ruang yang dibutuhkan proyek, artinya lajur tidak ditutup secara menyeluruh.

"Jadi perlu ditekankan proyek ini tidak menutup semuanya, jadi hanya dua lajur yang digunakan untuk space proyek, itupun dua lajur itu bisa di pres mejadi satu lajur setengah, golongan besar pasti kita prioritaskan untuk gunakan tol tapi kalo golongan satu bisa pakai alternatif lain, jika terjadi kepadatan," katanya.

Penutupan juga dilakukan sesuai spot atau titik pengerjaan pemasangan steel box girder.

"Pantupan juga tergantung spot pelaksaan proyek, jadi kalau tadi malam spot pelaksana proyeknya di KM18 itu kira 200 meter penutupannya. Jadi masih bisa, lalu lintas masih bisa mengalir," kata Deni.

Dia menambahkan terkait informasi kepada pengguna jalan, mulai 17 Juli 2018, pukul 21.00 WIB sampai Pukul 05.00 WIB kemungkinan di jalan tol Jakarta Cikampek akan ada pekerjaan konstruksi pemasangan steel box girder.

Untuk itu pihaknya menghimbau agar pengguna jalan menggunakan jalur alternatif arteri.

"Jadi itu sifatnya imbauan, bagi pengguna jalan yang mau misalkan ada kepadatan, itu bisa pakai jalur alternatif arteri, kalau yang dari arah Jakarta bisa kelur di Bekasi Barat kemudian masuk lagi nanti di Cibitung, kemudian sebaliknya dari arah Cikampek bisa keluar di Cibitung lanjut arteri nanti masuk lagi di Bekasi Barat," kata Deni.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved