Kapitra Ajukan 3 Syarat Buat PDIP, Habib Rizieq Shihab Belum Beri Respon

Kapitra Ampera, mengaku dilobi untuk jadi calon legislatif PDI Perjuangan sejak Mei 2018.

Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapitra Ampera Kuasa Hukum Pemimpin FPI Rizieq Shihab memberikan keterangan pada awak media terkait namanya yang menjadi Caleg PDIP di daerah pemilihan Sumatera Barat 

Sehari sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan pencalonan Kapitra oleh partainya karena adanya permintaan dari masyarakat Sumatera Barat, "Yang bersangkutan memang dicalonkan oleh PDIP untuk dapil Sumatera Barat," ujar Hasto ketika ditemui di kantor KPU, Jakarta, Selasa.

Kapitra mengakui ada sosok yang merekomendasikan dirinya menjadi caleg dari PDI Perjuangan.

"Ada yang merekomendasi dan meminta. Saya sangat amat mempertimbangkan itu, tetapi harus ada komunikasi politik," ujar Kapitra.

Mengenai pinangan itu Kapitra mengaku telah berkonsultasi dengan ulama ulama termasuk Habib Rizieq Shihab, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yang sekarang bermukim di Arab Saudi.

"Kalau perjuangan menjadi caleg ini hanya untuk kekuasaan, saya tidak mau jadi caleg," tuturnya.

Jadi jembatan

Menurutnya dalam beberapa tahun belakangan ini ada kecendrungan umat Islam begitu bangga dengan keislamannya, sehingga harus menjadi perhatian pemegang kekuasaan juga.

"Selama ini mayoritas umat Islam di indonesia punya keinginan yang tersumbat, sehingga terjadi benturan. Saya pertimbangkan, bisa membela agama saya di dalam," katanya.


Ia berkeinginan bisa ikut membuat Indonesia menjadi damai dan dapat menampung aspirasi.

"Banyak orang berpikir kekuasaan sekarang ini tidak promasyarakat dan sebagainya. Apakah pemerintah mendengar? Nah ini tidak ada jembatannya. Jembatan kebenaran, jelas harus dibangun, nah ini saya mencoba menangkap ke sana," tambahnya.

Sempat Sedih Buah Hatinya Lebih Dekat dengan Pengasuh, Tantri Namirah Bongkar Trik Hadapinya

Jadi bersedia jadi caleg PDI Perjuangan?

"Kalau saya bisa bermanfaat untuk umat dan menjembatani kebaikan, saya mau berkorban. Tapi kalau hanya sekadar menaruh nama saya dan tidak bernilai apa-apa, serta memberi warna, untuk apa," katanya.

Apakah PDI Perjuangan mencatut nama Kapitra?

"Oh tidak begitu, saya kan katakan tadi ada yang merekomendasikan dan meminta," jawabnya.

Siapa sebenarnya yang merekomendasi?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved