Deretan Alasan Tak Boleh Langsung Renang Usai Makan, Bisa Nyeri Perut!
Selain berenang dalam kondisi perut kenyang tentu bikin jkita tak nyaman, ternyata ada risiko lainnya yang bisa terjadi.
TRIBUNJAKARTA.COM - Berenang termasuk olahraga yang dianjurkan untuk semua usia karena sifatnya yang minim risiko.
Misalnya bagi orangtua atau mereka yang menderita obesitas, berenang tidak akan membuat beban di lutut, berbeda jika harus berjalan atau berlari.
Bagi kamu yang sedang hamil, berenang juga sangat dianjurkan karena termasuk olahraga yang ringan namun membutuhkan tenaga sehingga bisa untuk melatih stamina.
Namun hati-hati, jangan melakukan olahraga berenang sesaat setelah makan.
Ingat kan, saat kita masih kecil, orangtua selalu mengingatkan kita untuk tidak langsung menyebur ke kolam renang setelah makan.
Alasannya mereka khawatir Kita akan memuntahkan makanan di dalam kolam renang.
Selain berenang dalam kondisi perut kenyang tentu bikin jkita tak nyaman, ternyata ada risiko lainnya yang bisa terjadi.
• Sederet Waktu dan Tempat untuk Menyaksikan Gerhana Bulan Total Pada 28 Juli 2018
Seperti dilansir dari laman Boldsky, berenang setelah makan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai mual, kram hingga nyeri perut.
Simak penjelasan berikut untuk mengetahui dampaknya lebih dalam.
1. Mual
Tubuh membutuhkan waktu sekitar 6-8 jam untuk mencerna makanan.
Kalau kita langsung berenang sesaat setelah makan, maka sistem pencernaan akan terganggu.
Ketika makanan belum sempurna dicerna di dalam tubuh maka kita akan merasakan gejala mual hingga muntah.
• Jadi Mantu Presiden ke-7 Indonesia, Bobby Nasution Ceritakan Tantangan Terberat yang Dihadapinya
2. Kram otot
Selain mual, berenang setelah makan juga dapat memicu kram di betis, paha dan tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/renang_20180720_103714.jpg)