Batik Parang Rante dan Sidomukti Ala Prabowo - SBY

"Ini untuk menandakan keseriusan kita. Tetapi juga ada nilai kearifan lokal di situ dan merakyat. Itu pesan yang ingin kami sampaikan," katanya.

Warta Kota/henry lopulalan
KOMINIKASI POLITIK-----Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebelum melakukan pertemuan tertutup di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi politik yang dibangun Partai Demokrat dan Gerindra jelang Pilpres 2019 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pakaian batik begitu mencolok saat Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Pakaian nasional itu, juga dikenakan oleh seluruh pengurus kedua partai yang hadir di Kediaman SBY, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan Batik menjadi dresscode dalam pertemuan tersebut.

KPU Tangerang Langsung Coret Bacaleg yang Miliki Catatan Hitam

Jelas dia, pakaian batik dengan lengan panjang menjadi ciri khas kearifan lokal dan merakyat.

"Ini untuk menandakan keseriusan kita. Tetapi juga ada nilai kearifan lokal di situ dan merakyat. Itu pesan yang ingin kami sampaikan," katanya.

Seorang pengrajin Batik asal Pekalongan, Andi Putra menjelaskan Batik yang dipakai oleh SBY, yakni berjenis Batik Sidomukti.

Lambang sayap Kupu kupu atau yang tampak seperti huruf W begitu terlihat dari depan.

Tifatul Sembiring Protes Sel Mantan Presiden PKS di Lapas Sukamiskin Jadi Sorotan

Sedangkan, Batik yang digunakan oleh Prabowo adalah jenis Parang Rante.

"Pak SBY pakai Sidomukti. Kalau Pak Prabowo pakai Parang Rante. Lihat motifnya sudah ketahuan kok," jelasnya saat dihubungi Tribun.

Kedua Batik memiliki makna yang berbeda. Sidomukti yang dikenakan oleh SBY, memiliki makna adanya harapan atau keinginan untuk menjadi sejahtera. Batik tersebut biasa dikenakan saat upacara perkawinan.

Sedang Batik Parang Rante yang dikenakan oleh Prabowo, memiliki makna tidak terputus.

"Di luar obrolan politik, keduanya memiliki makna yang bagus memakai dua batik itu," ucap Andi.(ryo/wly)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved