Wanita Ini Tewas Digigit Ular Berbisa yang Dibeli secara Online

Seorang wanita berusia 21 tahun meninggal dunia setelah mendapat gigitan ular berbisa.

Penulis: Siti Nurjannah Wulandari | Editor: Y Gustaman
Wiki Image
Ilustrasi Bungarus Multicinctus 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nurjannah Wulandari

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang wanita berusia 21 tahun meninggal setelah digigit ular.

Wanita yang tinggal di Weinan, Shaanxi, China, tersebut mendapat gigitan fatal ular mematikan.

Dilansir dari China Daily wanita yang bermarga Xiao Fang dinyatakan meninggal pada awal Juli lalu.

Pihak rumah sakit dan media China menyebut Xiao Fang meninggal karena gigitan ular Bungarus Multicinctus atau kerap dijuluki ular belang Taiwan.

BACA: Kembali Pimpin Kota Tangerang, Arief-Sachrudin Sudah Siapkan SDM dan Pembenahan Infrastruktur

BACA: Bertemu SBY Selama 2 Jam, Prabowo: AHY Tidak Ditawarkan Sebagai Cawapres, Tidak Ada Harga Mati

Lebih malang lagi, ternyata Xiao mendapatkan ular tersebut dibeli secara online.

Disebutkan, Xiao telah membeli ular mematikan tersebut melalui jasa e-commerce ternama China pada Jumat sebelumnya.

Dilaporkan pula, ular tersebut dikirim penjual ke Xiao melalui Best Express di Qingyuan, provinsi Guangdong.

Namun menurut keterangan, kurir tidak memeriksa isi paket.

Pada laman yang sama pihak e-commerce yang bersangkutan pun angkat bicara.

Juru bicara perusahaan tersebut menegaskan hewan berbahaya tidak diizinkan untuk dijual melaui aplikasi.

Pihak e-commerce pun segera menghapus semua iklan setelah ada laporan terkait kematian seorang wanita itu.

Kepala ilmuan World Animal Protection, Sun Quanhui, mengatakan ular jenis Bungarus Multicinctus merupakan hewan liar di berbagai negara bagian.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved