Warga: Alhamdulillah Kali Item Sekarang Enggak Bau Seperti Kemarin, Lebih Bersih dan Rapih

Hari ini, Senin(30/7/2018), Sejumlah warga menyatakan bahwa bau semakin berkurang setelah penghilang bau ditebar pada akhir pekan kemarin

Tayang:
Penulis: Ananda Bayu Sidarta | Editor: Wahyu Aji
Grafis Tribun Jakarta / Kompas.com
Kali Item 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan bau yang ditimbulkan Kali Item atau Kali Sentiong, menjadi persoalan yang tengah dihadapi menjelang Asian Games 2018.

Mengutip info dari Kompas.com, Imam menilai, pemasangan jaring hitam atau waring sepanjang sekitar 600 meter yang menutupi Kali Item tidak efektif untuk mengurangi bau tak sedap yang muncul.

Meski demikian, dia optimistis akan muncul solusi terbaik untuk mengatasi bau dari Kali Item.

"Pemasangan kain waring tidak efektif. Untuk mengatasi bau Kali Item, saya rasa perlu dikuras airnya dan digelontorkan. Tapi itu kan urusan Pak Gubernur DKI Jakarta, masak disuruh ngurusin menteri," kata Imam seusai berziarah ke makam kakek dan bibinya di kompleks Makam Sedo Mulyo, Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (25/7/2018).

Dikutip dari Kompas.com, hari ini, Senin (30/7/2018), sejumlah warga menyatakan bahwa bau semakin berkurang setelah penghilang bau ditebar pada akhir pekan kemarin.

"Bukan berkurang lagi, tapi sudah menghilang baunya. Sudah tidak ada baunya, sama sekali sudah tidak ada," kata Sudirman, seorang warga yang ditemui di tepi Kali Sentiong.

Sudirman melanjutkan, bau tak sedap sebelumnya biasa muncul pada pagi hari. Namun, bau itu sudah tak muncul selama dua terakhir.

Ia memprediksi, bau tersebut hilang karena adanya semprotan penghilang bau dan penebaran cairan mikroba, bukan karena pemasangan waring yang menutupi Kali Item.

"Sebenarnya kain ini enggak mempengaruhi untuk menghilangkan bau, engga pengaruh sama sekali. Pasti dikasih sejenis penghilang bau lah dibanding kain," kata Sudirman.

Penyemprotan Cairan Mikroba ke Kali Item oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (kagama) DKI Jakarta Peduli Lingkungan, Minggu (29/7/2018)
Penyemprotan Cairan Mikroba ke Kali Item oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (kagama) DKI Jakarta Peduli Lingkungan, Minggu (29/7/2018) ()

Heri, warga lain, mempunyai pendapat serupa dengan Sudirman. Ia mengatakan, bau tak sedap dari Kali Item sudah berkurang drastis.

"Sekarang Alhamdulillah, engga kayak kemarin-kemarin begitu. Sekarang juga sudah lebih bersih, udah rapi juga," katanya.

Ia menambahkan, warga juga sudah tidak lagi diganggu nyamuk yang kerap muncul dari aliran kali. Menurutnya, hal itu bisa menjadi indikator kebersihan kali.

"Berkurang drastis banget, liat dari nyamuknya saja sih sekarang sudah enggak ada. Enggak kayak kemarin-kemarin," kata Heri.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya mengurangi bau di Kali Sentiong, atau Kali Item, di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya mengurangi bau di Kali Sentiong, atau Kali Item, di Kemayoran, Jakarta Pusat. (Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Pendapat sedikit berbeda dikemukakan Sri.

Ia menyebut bau tak sedap sesekali masih tercium dari Kali Item.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved