Penjual Bagikan Tips Memilih Telur yang Baik dan Singgung Perubahan Harga Dalam Lima Menit

Berdagang telur tak semudah yang dibayangkan, hal tersebut dialami Ryan (25), pemilik kios Al Telor di Jalan Tugu Raya, Cimanggis, Depok.

Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Bima Putra
Ryan (25) di depan kios telur miliknya di Cimanggis, Depok, Senin (30/7/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Di tingkat pengiriman, Ryan menyebut masalah muncul saat banyak telur yang retak atau pecah saat tiba di kiosnya.

Meski retaknya telur saat pengiriman tak bisa dihindari, ia mengatakan musibah itu dapat dikurangi dengan kualitas sumber daya manusia yang baik.

"Kalau banyak yang pecah ya rugi, makannya saya lebih milih beli kontan dibanding menyicil atau hutang. Jadi pas dapat barang rusak atau jelek kita bisa minta komplain sama mereka," lanjut Ryan.

Ia pernah merugi hingga Rp 3 juta dalam satu hari lantaran telur pesannya banyak yang retak hingga tak layak jual.

Selain masalah teknis, Ryan juga menyebut pentingnya memiliki orang yang dapat dipercaya untuk memantau kondisi di lapangan.

"Pasokan telur saya dapat dari Surabaya dan Karanganyar. Ada lima peternak yang satu pengepul. Nah di sana punya dua orang kepercayaan untuk mantau semuanya. Dari mulai harga, kualitas, sampai bagaimana cara pengiriman," katanya.

Ryan selalu berkomunikasi dengan pedagang telur lain di berbagai kota guna memantau harga dan kualitas telur yang baik.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved