Ganjil Genap

Gerbang Tol Ditutup Jelang Asian Games, Pengendara Terpaksa Langgar Aturan Ganjil Genap

Penutupan sejumlah gerbang tol membuat banyak pengendara ‎terpaksa melanggar aturan ganjil genap.

Gerbang Tol Ditutup Jelang Asian Games, Pengendara Terpaksa Langgar Aturan Ganjil Genap
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Polisi menyetok mobil yang dikendarai Veri karena melanggar peraturan ganjil genap di Jalan S Parman, Jakarta Barat, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Penutupan sejumlah gerbang tol membuat banyak pengendara ‎terpaksa melanggar aturan ganjil genap.

‎Satu di antaranya Verri, pengendara mobil yang pelat nomornya genap.

Marcedez Benz AMG yang ia kendarai diberhentikan polisi di Jalan S. Parman, Tomang, Jakarta Barat.

Ia terpaksa melintas di Jalan S. Parman lantaran Gerbang Tol Tanjung Duren yang biasa ia lalui ditutup.

"Saya dari Grogol mau ke kantor di Slipi. Biasanya masuk tol Tanjung Duren, tapi kok tadi itu di sana ditutup, makanya akhirnya lewat jalur arteri dan harus kena tilang," ungkap Veri setelah menerima surat tilang pada Rabu (1/8/2018).

Gerbang Tol Tanjung Duren satu di antara 19 gerbang tol yang ditutup dalam rangka rekayasa lalu lintas jelang Asian Games.

Veri mengkritisi kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut yang ia nilai merugikan masyarakat.

Menurut dia jangan hanya karena ingin dilihat bagus oleh negara lain malah membuat kebijakan yang merugikan masyarakat.

"Kalau kayak begini solusinya apa? Jangan karena Asian Games atlet jalannya lancar, kita macet. Atlet luar negeri itu juga harus tahu Jakarta yang sebenarnya kalau di sini itu macet‎. Jadi jangan tahu bagusnya saja," keluh Veri.

‎Hal senada disampaikan Rifki, pengendara yang ditilang di Tomang karena tak tahu gerbang tol Tanjung Duren ditutup.

"Kalau di sini kena ganjil genap itu saya sudah tahu. Tapi yang saya enggak tahu kok gerbang tol Tanjung Duren itu ditutup. Jadinya mau enggak mau harus lewat sini," ungkap Rifki.

Rifki menyayangkan kurangnya sosialisasi adanya penutupan sejumlah gerbang tol dalam rangka menyambut Asian Games.

"Seharusnya sosialisasinya digencarin lah. Ini jujur saya enggak tahu kalau ini ditutup. Yang saya tahu cuma perluasan ganjil genapnya saja," ucap dia.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved