Gedung di Kompleks Velodrome Terbakar

"Waktu teriak emang enggak ada orang di dalam, yang melihat pertama warga, kemudian baru banyak orang dari dalem datang," kata dia.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gedung di Velodrome terbakar 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - Sebuah gudang penyimpanan barang bekas yang berada di bagian belakang venue Asian Games Velodrome terbakar sekira pukul 18.00 WIB.

Seorang warga bernama Ayu (19) yang tinggal tepat dibelakang Velodrome menuturkan, melihat cahaya oranye yang berasa dari dalam Komplek Velodrome.

"Tadi lihat cahaya oranye dari dalam Velodrome, tapi saat kejadian di dalam kosong, enggak ada orang," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Kamis (2/8/2018).

Kebakaran Hebat Tewaskan 91 Orang, Seekor Anjing Berhasil Selamat Karena Hal Ini

Melihat kobaran api yang semakin membesar sontak ia dan warga lainnya langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran dan kepolisian.

"Waktu teriak emang enggak ada orang di dalam, yang melihat pertama warga, kemudian baru banyak orang dari dalem datang," kata dia.

Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebarakan datang, tak lebih dari 30 menit, si jago merah pun berhasil dipadamkan dan tak sampai menjalar ke bangunan lain.

Kebakaran Hanguskan Empat Rumah Kontrakan di Cengkareng

"Satu damkar dateng, api sudah mati, baru kemudian dateng lagi banyak," ucapnya.

Sementara itu, menurut warga lainnya yang bermana Yanto (40), saat kejadian ia tak melihat kobaran api sudah membasar.

Ia menduga, kobaran api semakin membesar karena di dalam gudang menyimlanan yang terbakar tersebut banyak benda-benda yang mudah terbakar seperti kayu.

"Penyebabnya sih saya kurang tahu karena saat saya lihat api semakin membesar, disana biasa buat menaruh kayu, meja dan bangku yang udah enggak terpakai," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved