Update Banjir Jakarta: Genangan Meluas, 12 RT dan 17 Ruas Jalan Tergenang, Ini Daftarnya!

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan genangan air meluas.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Kondisi Jalan DI Panjaitan yang terendam banjir di Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026). 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan genangan air meluas di sejumlah wilayah Ibu Kota. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 12.00 WIB, genangan terjadi di 12 RT dan 17 ruas jalan.

Enam RT di Jakarta Barat Terdampak

BPBD mencatat seluruh RT terdampak banjir berada di wilayah Jakarta Barat. 

Sebanyak satu RT terendam di Kelurahan Kapuk dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.

Sementara itu, genangan terparah terjadi di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian air mencapai 45 hingga 50 sentimeter, serta di Kelurahan Rawa Buaya dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.

Sejumlah Ruas Jalan Masih Tergenang

Selain permukiman warga, banjir juga merendam 17 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Utara, Barat, Selatan, Timur, hingga Jakarta Pusat. 

Genangan tertinggi tercatat di Jalan Gaya Motor 2, Jakarta Utara, dan Jalan Pondok Karya Komplek, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Sejumlah ruas jalan lain tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 35 sentimeter, yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas warga.

Satu Wilayah Sudah Surut

BPBD mencatat satu wilayah yang sebelumnya tergenang kini sudah surut, yakni Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat.

BPBD Targetkan Genangan Cepat Surut

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan mengatakan, pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor dan menangani genangan di seluruh titik terdampak.

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” ucapnya.

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan bersama para lurah dan camat setempat, termasuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan susulan, terutama di wilayah rawan banjir.

Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved