Pilpres 2019

Pilih Salim Segaf atau Abdul Somad, PA 212 Minta Partai Koalisi Keumatan Hargai Hasil Ijtima Ulama

"Kalau itu kesepakatan atau keputusan ulama, atas kesepakatan menganggap dua sosok tersebut adalah pilihan yang terbaik," kata Slamet Maarif.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Wahyu Aji
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
(Kiri-kanan) Ketua Pengarah Panitia Ijtima Ulama Abdul Rasyid Abdullah Syafii, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Presiden PKS Sohibul Imam, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Yusuf Martak, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra berfoto bersama saat menghadiri acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Jakarta, Jumat (27/7/2018). Ijtima Ulama yang digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) ini bertujuan untuk menentukan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Persaudaraan Alumni (PA) 212, meminta partai politik yang tergabung dalam Koalisi Keumatan, supaya menghargai hasil dari Ijtima Ulama yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif mengatakan, partai koalisi wajib menghargai ajakan para ulama, jika ingin melahirkan sosok calon pemimpin yang terbaik, yang bisa dipilih oleh umat-nya.

"Keputusan syuro itu adalah keputusan yang tertinggi dalam pengambilan keputusan, yang tidak bisa diabaikan begitu saja," ujar Slamet Ma'arif dalam keterangan yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (3/8/2018).

Ia juga mengatakan, agar partai politik yang tergabung dalam koalisi keumatan menjunjung tinggi hasil Ijtima Ulama, yang di mana menghasilkan dua nama bakal calon Wakil Presiden untuk Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Yaitu, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri atau pendakwah Abdul Somad.

"Kalau itu kesepakatan atau keputusan ulama, atas kesepakatan menganggap dua sosok tersebut adalah pilihan yang terbaik. Insya Allah juga sama dengan keinginan Allah Subhanahu Wa Ta’ala," ujar Slamet Ma'arif.

Ia berharap, agar koalisi keumatan dapat mengambil keputusan yang menyenangkan bagi semua pihak, khususnya ulama.

"Kami harapkan partai Koalisi Keumatan dapat mengambil keputusan yang menyenangkan ulama, Habaib dan umat Islam. Teristimewa Imam Kita Alhabib Muhammad Rizieq bin Husen Syihab," ujar Slamet Ma'arif.

Sebelumnya, forum Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) telah memutuskan rekomendasi calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2019.

Dalam forum yang digelar pada Jumat (28/7/2018) lalu tersebut, GNPF merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden, dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved