Simak! 8 Karakteristik Rumah Tahan Gempa
Hal pertama yang perlu Anda ketahui sebelum memproyeksikan kontruksi tahan gempa yaitu kualitas tanah.
Penulis: Rohmana Kurniandari | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Ketika Anda membangun rumah atau gedung, tentu hal pertama yang harus diperhatikan adalah faktor keamanan bangunan.
Termasuk mempertimbangkan beberapa detail konstruksi agar bangunan tahan terhadap guncangan atau gempa bumi.
Nah, sebelum Anda membangun rumah, perhatikan beberapa karakteristik atau poin penting untuk merancang dan membangun rumah tahan gempa berikut ini, dilansir dari homify.
1. Kualitas tanah
Hal pertama yang perlu Anda ketahui sebelum memproyeksikan kontruksi tahan gempa yaitu kualitas tanah.
Karakteristik tanah yang cocok untuk dibangun rumah adalah tanah dari komponen tebal, misalnya kerikil berpasir, pasir tanah liat, terkonsolidasi yang terpapar fenomena alam, padat, dan cenderung keras.
Jumlah air dalam tanah berbanding terbalik dengan kualitas konstruksinya.
Bila ada kejenuhan air dan permukaan air kurang dari dua meter, maka tanah itu tidak bagus.
Namun, jika air berada pada tingkat yang lebih dalam, maka tanahnya baik dan stabil.
2. Fondasi
Jika tanah memiliki karakteristik non-ideal, Anda dapat menggantinya atau merancang fondasi khusus.
Hal ini untuk menjaga ketahanan sebuah bangunan.
• Gempa Bumi 5,6 SR Guncang Sumba Barat Daya NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Ada fondasi, tumpukan, dan silinder bagus yang digunakan saat Anda memiliki muatan yang sangat besar dan Anda memerlukan dukungan yang sangat dalam.
3. Tinggi bangunan
Tinggi dan jumlah lantai akan menentukan beban yang harus didukung tanah dan fondasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/fondasi-rumah_20180806_200551.jpg)