105 Orang Meninggal Akibat Gempa di Lombok

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pendistribusian bantuan logistik ke korban gempa di sejumlah wilayah di Lombok

Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Matraman, Jakarta Timur, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melansir data terbaru terkait korban meninggal akibat gempa 7 skala Richter di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban meninggal saat ini yang sudah dievakuasi sebanyak 105 orang.

"Saat ini korban meninggal dunia hingga siang ini bertambang menjadi 105, dan kemungkinan terus bertambah," ujar Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (7/8/2018).

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 105 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 78 orang, Lombok Barat 16 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 3 orang, dan Bali 2 orang.

Seluruh korban meninggal akibat gempa di Lombok, merupakan warga negara Indonesia dan belum ditemukan warga negara asing yang meninggal.

Praperadilan Kasus Cut Tari dan Luna Maya Ditolak, Pemohon: Polisi Harus Perjelas Status Mereka

"Dipastikan tidak ada WNA yang menjadi korban," ujar Sutopo.

Sutopo menjelaskan, bahwa Lombok Utara menjadi wilayah terdampak paling parah, karena kabupaten tersebut dekat dengan sumber gempa dan daerah pemukiman padat.

Desa-desa di Lombok Utara juga sulit diakses, karena kabupaten tersebut merupakan daerah yang berbukit-bukit, akses jalan yang rusak, dan logistik yang terbatas.

"Lombok Utara paling parah terkena dampaknya. Dan sanpai saat ini ada pengungsi yang belum mendapatkan bantuan," ujar Sutopo.

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pendistribusian bantuan logistik ke korban gempa di sejumlah wilayah di Lombok.

"Saat ini proses evakuasi juga masih evakuasi di Desa Lading-Lading. Evakuasi masih terus berlangsung," ujar Sutopo.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved