'Tak Terlihat' di Hiruk Pikuk Pencapresan, Fahri Hamzah Pilih Bantu Korban Gempa Bumi Lombok

Fahri Hamzah tak begitu terlihat di hiruk pikuk pencapresan. Ia memilih turun langsung ke Lombok Utara, tempat terjadinya gempa bumi.

'Tak Terlihat' di Hiruk Pikuk Pencapresan, Fahri Hamzah Pilih Bantu Korban Gempa Bumi Lombok
Twitter/@kawanFH
Fahri Hamzah saat mengunjungi tenda korban gempa di Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). 

"#Gempa 5 Agustus kali ini dampaknya jauh lebih parah. Jika 29 Juli, kita saksikan korban dan reruntuhan utamanya di 3 kecamatan Sambalia, Sembalun dan Bayan. Kali ini, gempa 5 Agustus, 5 kabupaten-kota terdampak. Setengah pulau Lombok juga terdampak," tulis Fahri Hamzah.

Iapun menggambarkan kerusakan gempa gelombang II itu.

"#Gempa dengan 7 SR dengan lebih 200 gempa susulan; menyebabkan rumah, masjid, hotel, dan kantor rata dengan tanah. Listrik di pulau Lombok mati, jaringan air bersih rusak, ratusan korban meninggal, ratusan ribu mengungsi. Fasilitas2 publik lumpuh total," tulis Fahri Hamzah.

"Ini di Lombok Utara seperti daerah mati. Disanalah episentrum gempa kali ini. Lombok Timur, Lombok Barat, Mataram dan Lombok Tengah juga terkena. Sepanjang jalan raya rumah2 hancur berantakan. Seperti sehabis dilibas ekor raksasa. #KoinUntukLombok," tambahnya.

Dengan rinci ia juga menceritakan banyaknya turis yang hendak meninggalkan Lombok akibat gempa bumi tersebut.

Melihat banyaknya kerusakan dan krisis di Lombok, Fahri Hamzah meminta banyak pihak untuk bekerja sama.

Fahri Hamzah Sebut Koalisi Pendukung Jokowi Bisa Pecah

Ia bahkan mencatutkan Lombok sebagai Bencana Nasional, walaupun pemerintah tidak menganggap gempa tersebut sebagai Bencana Nasional.

"#Penyelesaian gempa lombok 5 Agustus ini, tidak cukup hanya ditangani dari Lombok. Gempa ini harus ditangani secara nasional dengan pasokan sumber daya dari luar NTB. Saya sangat menyesalkan, pernyataan pemerintah terkait status Gempa Lombok bukan #BencanaNasional," tulis Fahri Hamzah.

"Tolong Lihatlah tempat kami. Setengah pulau kami roboh, ratusan orang meninggal. Listrik dan air mati. Ratusan ribu mengungsi. Sumber daya lokal kami tidak lagi memadai. Ini bencana nasional. Cc: @jokowi @KemenPU @KemensosRI," tulis Fahri Hamzah menyebut akun Twitter Jokowi dan beberapa kementrian terkait.

Iapun menginisiasi gerakan Koin Untuk Lombok, gerakan solidaritas nasional untuk pemulihan korban gempa.

Halaman
1234
Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved