Disindir Soal Penyakit yang Diderita Anaknya, Begini Penjelasan Anji Manji

Anji Manji sempat merasa kesal dengan komentar yang ditujukan terhadap nama penyakit yang diderita anaknya.

Tayang:
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Wahyu Aji
Instagram
Anji Manji dan Saga Omar Nagata 

TRIBUNJAKARTA.COM - Musisi Anji Manji tengah berjuang untuk kesembuhan buah hatinya, Sagao Marnagata yang sedang sakit infeksi telinga.

Iapun kerap membagikan kisahnya di akun Instagram pribadinya, @duniamanji.

Ia menjelaskan bahwa anaknya terkena penyakit sinusitis preauricular, kondisi di mana terdapat lubang di telinga anaknya dan bisa terinfeksi hingga bengkak dan bernanah.

Sagao Marnagata sendiri pada dua tahun lalu sudah terkena infeksi di telinga kanannya. Iapun harus menahan rasa sakit lagi karena kini telinga kirinya yang infeksi.

Nama penyakitnya itu, memang terdengar asing di masyarakat. Penyakir sinus prearicular hanya diderita oleh 5 persen dari populasi di dunia.

Karena masih terdengar asing di masyarakat, Anji Manji sempat mendapat kritik dari warganet perihal nama penyakit yang diderita buah hatinya bersama Wina Natalia itu.

"Ribet amat nama penyakitnya. Simple aja congean," tulis seorang warganet.

Mengetahui hal tersebut, pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto tak tinggal diam.

Ia mengkritik balik melalui unggahan foto anaknya yang tengah mendapatkan perawatan medis.

Mantan suami Sheila Marcia itu menyebut warganet malas untuk mencari tahu mengetahui penyakit itu.

Ia bahkan merasa 'tersenggol' perasaannya karena penyakit sang anak dikritik oleh warganet yang tidak mau berpikir dahulu sebelum berkomentar.

Komentar Pedas IIs Dahlia kepada Peserta Audisi Pencarian Bakat, Anji Manji: Kenapa Mba Iis Begini?

Kata Syantik Jadi Perdebatan, Anji Manji: Seharusnya Syahrini Tidak Begitu, Kurang Cocok Aja

Disindir Karena Eksis di mana-mana, Balasan Anji Manji Menohok

Lebih lanjut, ia menyayangkan minimnya minat dan kemampuan membaca banyak orang.

Karena minimnya minat dan kemampuan baca itu, bagi Anji Manji, bisa menjadi pemantik maraknya tindakan bully, penyebaran berita hoax, dan saling mencemooh di jejaring sosial.

"PONSEL PINTAR DI TANGAN ORANG YANG MALAS UNTUK PINTAR. Sinus(itis) Preauricular bukan Congean (Otitis Media).
.
Sebenarnya komentar begini bisa tidak ada kalau si komentator mau mengganti waktu untuk menulis komentarnya dengan mengetik #SinusPreauricular di Google. Sesederhana itu.
Tidak perlu menyenggol perasaan orang tua yang anaknya sedang sakit dan tidak masuk sekolah sudah 2 minggu.
.
Minat membaca dan kemampuan membaca yang dibiasakan di generasi analog, harus diwariskan ke generasi digital.
Ketidakmampuan membaca, saya rasa jadi pemantik buat banyaknya tindakan bully, hoax dan saling cemooh di jejaring sosial," tulis pria berusia 38 tahun itu.

duniamanji
instagram.com/duniamanji

Awalnya dianggap bisul biasa

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved