Cerita Tya Trauma dan Menangis Saat Jadi SPG Ditawar Pria Hidung Belang

"Malam, mungkin sekitar pukul 22.00. Saat menunggu jemputan, tib‎a-tiba ada mobil yang menghampiri.

Cerita Tya Trauma dan Menangis Saat Jadi SPG Ditawar Pria Hidung Belang
Tribunnews.com/Jeprima
Ilustrasi: Sejumlah wanita cantik yang yang berprofesi sebagai Sales Promotion Girl (SPG) saat berdiri di antara mobil-mobil yang sedang dipamerankan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016). Para SPG cantik dan seksi ini siap menemani para pengunjung saat melirik mobil-mobil yang menjadi pilihannya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - C Tya Dipta masih mengingat pengalaman tak menyenangkan saat menjadi SPG di sebuah pusat perbelanjaan di sekitaran Simpanglima, Semarang.

Menurut dia, hal itu tak lepa‎s dari image negatif SPG, di mana sebagian orang menilai ujung tombak penjualan produk ini rata-rata bisa diboking.

"Tak dipungkiri, sebagian orang berpikiran SPG itu keb‎anyakan bisa diboking, sebagai cewek panggilan, pemuas nafsu sesaat, dengan imbalan sejumlah rupiah," kata Tya, kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

Dia menceritakan, pengalaman tak mengenakkan itu dialami saat menunggu jemputan keluarga usai pulang kerja.

Kala itu, ia menunggu jemputan di sekitar mulut Jalan Ahmad Yani, tak jauh dari kawasan Simpanglima.

"Malam, mungkin sekitar pukul 22.00. Saat menunggu jemputan, tib‎a-tiba ada mobil yang menghampiri.

Setelah kaca depan terbuka, om-om yang di dalam mobil sekonyong-konyong bilang 'Yuuk masuk, lagi avail-kan, semalam berapa?'

Dengar kata begitu, saya hanya bisa bengong, lalu pergi dari situ," ceritanya.

Ia pun kembali ke area mal yang sudah hampir tutup sempurna.

Di sana, ia mencari teman sesama SPG yang hendak pulang dan menunggu jemputan.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved