Tips Mengenali Polisi Gadungan Agar Tak Kena Tipu, Cek Tanda Atribut Dipakaiannya

Kalo nggak, ada juga lambang kopsteken yang terletak di kerah terbalik dalam penggunaannya.

Editor: Kurniawati Hasjanah
KOMPAS/RATIH PRAHESTI SUDARSONO
Ilustrasi baju polisi. 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Kekuasaan bakalan baik kalo dipake buat tindakan yang benar. Tapi banyak juga oknum yang tega, nih, mainin kewenangan buat tindakan yang nggak patut ditiru.

Terlebih petugas kepolisian. Beberapa waktu lalu sempet viral polisi-polisi gadungan ngerazia dan menilang para pengendara mobil atau motor.

Masalahnya, polisi gadungan ini ada yang sampai ngerampas motor milik pengendara, lho. 

Kasatlantas Polres Kota Tangerang, Kompol Ari Satmoko ngakuin adanya kejadian tersebut.

"Memang akhir-akhir ini banyak ditemukan orang tak bertanggung jawab mengaku polisi dengan menggunakan seragam dan kelengkapan atribut yang mirip dengan polisi sesungguhnya," bilang Kompol Ari. 

Nah, biar nggak ketipu sama oknum nggak bertanggungjawab macem gini, ada beberapa hal yang bisa dipake buat identifikasi, tuh, polisi beneran atau gadungan. Ini dia penjelasannya.

1. Seragamnya Pasti Pas Dengan Badannya

Menurut AKP Rizqi seluruh petugas kepolisian sejak masih dalam pendidikan selalu ditekankan kerapihan.

"Tidak ada anggota kepolisian yang menggunakan baju tidak sesuai dengan ukuran badannya. Biasa kami menyebutnya body fit," jelas polisi yang pernah bertugas di wilayah Polda Sumatera Barat ini, HAI kutip dari GridOto.com 

Menurut Rizqi, meskipun petugas kepolisian berbadan gemuk pun, pakaian yang dikenakan harus ngepas di badan.

"Tidak kebesaran di bagian perut. Ini menggambarkan kerapihan," jelasnya. Jadi kalo ngelihat polisi yang pakaiannya nggak beres, kudu waspada, sob.

Perjuangan Si Kembar Atlet Sepak Takraw Indonesia, Sempat Jadi Buruh Cuci Hingga Mengais Sampah

Bukan Bergaya, Ini Alasan Atlet Kembar Sepak Takraw Pakai Bandana Motif Sama di Pertandingan

2. Tanda Atribut / Lambang yang tepat

Petugas kepolisian selalu dilengkapi dengan atribut atau lambang yang menempel di pakaiannya.

"Misalnya, tanda kepangkatan, badge kesatuan, kopsteken," sebut Kompol Ari.

Sebagai contoh Kompol Ari menyebutkan pernah ada kasus polisi gadungan tapi pake tanda pangkat dengan keliling list merah.

Sumber: Hai
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved