Gempa Lombok

Warga Antusias Bantu Korban Gempa Lombok di Acara Sosialisasi 4 Pilar Sabam Sirait 

“Anak kita semua yang perempuan suatu waktu karena semangatnya dan kemampuannya bisa menjadi presiden RI," kata Sabam.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Anggota MPR RI Sabam Sirait menggelar Sosialiasi 4 Pilar di Gelanggang Remaja Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018). Sekitar 200 warga Pesanggrahan hadir dalam sosialisasi empat pilar tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Sabam Sirait mengaku bangga dengan banyaknya perempuan Indonesia yang kini duduk di legislatif maupun jabatan lainnya.

Bahkan, kini 30 persen alokasi calon legislatif sudah diamanatkan dalam undang-undang.

Hal itu dikatakan Sabam Sirait dalam acara sosialisasi empat pilar MPR RI di Gelanggang Remaja Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018).

Sekitar 200 warga Pesanggrahan hadir dalam sosialisasi empat pilar tersebut.

Tampil sebagai pembicara dalam acara itu adalah Iwan Siswo dan moderator Antonius Nugroho.

Anggota Dewan Perwakilan Darrah (DPD) RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta itu mengatakan, perjuangan kaum perempuan sejak zaman penjajahan yang melahirkan banyak pahlawan perempuan. 

Hingga saat ini yang banyak menorehkan prestasi disegala bidang dalam rangka mengisi kemerdekaan patut dihargai bersama. 

Sabam mencontohkan, sosok Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mampu dan berhasil menjadi presiden pertama perempuan di Indonesia.

“Anak kita semua yang perempuan suatu waktu karena semangatnya dan kemampuannya bisa menjadi presiden RI,” ujar salah satu pendiri Partai Demokrasi Indonesia (PDI) tersebut.

Menurutnya, kesuksesan ini berkat perjuangan kaum perempuan pula yang membela hak-haknya sehingga dalam panggung politik pun saat ini kaum perempuan mendapatkan porsi 30 persen dari kursi legislatif.

“Kita tidak boleh ada perbedaan hak antara laki-laki dan perempuan di negara kita. Berikan kesempatan yang sama kepada kaum perempuan," kata Sabam.

Sabam mengingatkan, Pancasila sebagai dasar negara, nilai-nilai didalamnya harus dilaksanakan sevara sungguh-sungguh di masyarakat.

Banyak aspek yang belum memenuhi nilai dalam sila-sila Pancasila, oleh karena itu Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Dalam sosialisasi 4 pilar itu Sabam mengajak warga untuk ikut peduli atas musibah bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Lombok.

Warga dengan sukarela turut membantu korban gempa bumi di Lombok melalui penggalangan dana.

Hal ini menurut Sabam sebagai wujud dari pelaksanaan nilai-nilai Pancasila.

Sumbangan dana tersebut akan diserahkan melalui Yayasan Komunikasi Indonesia kepada walikota Jakarta Selatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved