Pedagang Bunga di Pasar Rawa Belong Keberatan Diarik Iuran Acara Gebyar Bunga

Saya tanya ini atas dasar keputusan siapa kok datang-datang harus bayar lapak sekian, kios sekian," ujar seorang pedagang.

Penulis: Novian Ardiansyah | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH
ILUSTRASI Pedagang di Pasar bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (14/2/2018) TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Para pedagang bunga di Pasar Rawa Belong mengaku keberatan dengan sumbangan atau iuran untuk acara Gebyar Bunga 2018.

Sumbangan ini terkait acara festival di Pasar Bunga Rawa Belong yang bertajuk Gebyar Bunga, yang digelar pekan depan.

Penyelenggaraan itu sendiri diketahui merupakan inisiasi dari Koperasi Bersama Pasar Bunga.

Seorang pedagang, Rohim bukan nama sebenarnya mengaku keberatan dengan adanya penarikan dana tersebut.

Pasalnya, menurut Rohim, adanya penarikan iuran tersebut secara tiba-tiba tanpa diberi tahu dulu kepada para pedagang.

"Yang menggelar koperasi tapi itu juga saya marah-marah karena saya juga belum tahu. Saya tanya ini atas dasar keputusan siapa kok datang-datang harus bayar lapak sekian, kios sekian," ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/8/2018).

Selebaran permintaan sumbangan kepada pedagang bunga di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, Jumat (24/8/2018).
Selebaran permintaan sumbangan kepada pedagang bunga di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, Jumat (24/8/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH)

Ia menambahkan, seharusnya sebelum diminta iuran terlebih dahulu dimusyawarahkan dan dicari keputusan bersamanya dengan para pedagang.

"Iya gak setuju karena gak tau putusannya. Harusnya kalau dia mau bikin seperti itu harus dengan persetujuan ketua-ketua kelompok pedagang," kata Rohim.

"Jadi kalau kita mau bicara benar, adanya koperasi itu berdasarkan pedagang. Tanpa adanya pedagang gaj mungkin koperasi itu bisa berdiri," sambungnya.

Mili pedagang lainnya pun juga mengaku keberatan dengan adanya pungutan berupa iuran guna kelancaran acara Gebyar Bunga di Pasar Rawa Belong.

"Keberatan karena gak ada pembicaraannya dulu dan output ke kitanya apa," katanya saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk.

Adapun penarikan uang tersebut dibebankan untuk setiap kios sebesar Rp 250 ribu serta untuk lapak sebesar Rp 200 ribu.

Berdasarkan proposal yang didapat TribunJakarta.com, tertulis di Pasar Bunga Rawa Belong terdapat sekitar 600 kios dan lapak pedagang.

Total besaran anggaran yang ditargetkan dalam acara Gebyar Bunga tahun 2018 itu pun mencapai Rp 132,5 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved