Rupiah Melemah, Harga Tempe di Pasar Senen Blok III Masih Stabil
Seorang penjual tempe, Rizki mengatakan jika memang harga kedelai sedang naik. Namun, harga tempe yang ia jual masih stabil.
Penulis: Leo Permana | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika belum mempengaruhi harga jual tempe di Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat.
Seorang penjual tempe, Rizki mengatakan jika memang harga kedelai sedang naik.
Namun, harga tempe yang ia jual masih stabil.
"Kata bapak saya memang kedelai lagi naik, tapi tidak tahu jumlah kenaikannya berapa," katanya pada TribunJakarta.com, Senin (10/9/2018).
"Ini saya jual tempe yang sudah jadi, harganya masih stabil," tambah dia.
Hal serupa juga diutarakan penjual tempe lainnya, Ris
Ia mengatakan harga tempe yang ia jual belum alami kenaikan.
"Masih stabil kok, paling kalau naik itu pas hari raya dan hari setelahnya," ucap Ris.
Diketahui, tempe yang di jual disana seharga Rp 5 ribu untuk ukuran kecil.
Kemudian Rp 8 ribu untuk ukuran sedang.
"Ada juga sih yang ukuran lebih besarnya, harganya Rp 10 ribu, tapi saya gak jual," ungkap Ris.
• Rupiah Melemah, Pedagang Tempe: Dari Dulu Harga Kedelai Sudah Mahal
Ia juga menuturkan untuk harga olahan kedelai lainnya juga masih stabil harganya.
"Tahu, oncom semua masih stabil," tuturnya.
Di sekitar lokasi yang sama, TribunJakarta.com bertemu dengan pedagang gorengan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/penjual-tempe_20180910_204634.jpg)