Jeritan Hati Warga Depok Soal Kemacetan: Bikin Orang Cepat Tua

Sepanjang Jalan Margonda Raya, ada sejumlah pusat perbelanjaan, rumah makan, apartemen, perumahan, dan stasiun yang menyumbang keramaian.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 
Kecamatan di Jalan Margonda Raya saat akhir pekan, Pancoran Mas, Depok, Kamis (31/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA  

Menurut Kevin, alangkah baiknya pemerintah Depok menyiapkan solusi terbaik dengan menyiapkan transportasi massal alternatif seperti bus transjakarta atau bus gratis apabila ganjil genap diterapkan di Jalan Margonda.

Sementara itu, Sinyo (45) warga Pesona Khayangan Depok, lebih memilih kendaraan pribadi dibandingkan transportasi umum yang belum memadai ini.

“Saya saja malas mba kalau naik angkot kalau mau ke mana-mana. Angkotnya kurang memadai masih pada reyot-reyot kita juga takut naiknya. Belum lagi yang pada ngetem lama yang ada saya bisa emosi duluan,” ucap Sinyo. 

Dirinya berharap, pemerintah lebih dahulu memperhatikan angkutan umum di daerah-daerah Depok yang masih rawan kemacetan.

Menurut Sinyo, pembangunan infrastruktur lebih baik diterapkan untuk atasi kemacetan, misalnya membangun underpass di lampu merah Ramanda untuk arah utara-selatan atau sebaliknya.

“Kalau bisa sih buat underpass ya, sehingga sebelah atasnya bisa sekaligus menjadi solusi putaran balik baik untuk sisi utara maupun selatan," ujar dia.

"Hasilnya putaran di dekat Mal Depok bisa ditutup, dan warga bisa putar balik dari selatan yang lebih dekat, jadi tidak perlu putar di depan perumahan Pesona lagi,” ucap Sinyo.

Pemerintah Kota Depok berencana melakukan pembatasan kendaraan dengan menerapkan ganjil-genap di titik-titik kemacetan di Depok untuk mengatasi kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, pihaknya akan mengkaji aturan ganjil-genap, seperti di Jalan Margonda.

“Pak Wali Kota sudah menyatakan beberapa kebijakan yang akan dilakukan dan dikaji kegiatannya, jadi akan adanya ganjil genap pada hari libur Sabtu dan Minggu,” ucap Dadang di terminal Depok, Kamis (2/8/2018).

Dadang mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, kemacetan utama di Depok terjadi saat akhir pekan, tepatnya pada pekan pertama dan pekan keempat. (Cynthia Lova)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Macetnya Parah di Depok, apalagi Margonda, Bikin Orang Cepat Tua..."

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved