Tak Mahir Berenang, Seorang Bocah dan Remaja di Sumut Hanyut Terbawa Arus Sungai

Wahyu Setiawan (10) menjadi korban hanyut di Sungai Bengkel Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percutseituan.

TRIBUN MEDAN / HO
Basarnas melakukan penyisiran di Sungai Deli, Senin (17/9/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Hujan deras yang mengguyur kota Medan pada Sabtu (15/9/2018) malam sampai Minggu (16/9/2018) dinihari membuat volume air di beberapa sungai meningkat.

Wahyu Setiawan (10) menjadi korban hanyut di Sungai Bengkel Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percutseituan.

Informasi yang dihimpun, saat itu, ia sedang berenang bersama keempat temannya.

Karena diduga tidak mahir berenang, ia dikabarkan hanyut. Hingga kini, Senin (17/9/2018) sore, dirinya belum juga ditemukan.

Kapolsek Percutseituan, Kompol Faidil Zikri mengatakan, korban bersama empat orang temannya Arya, Dapin, Fatih, dan Rian, sekitar pukul 11.00 Wib, berenang di sungai Bengkel Pasar VII, berbatasan dengan Jalan Makmur, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang.

Warga sekitar, Yono (46) sempat melihat dan melarang ke lima bocah tersebut, mengingat volume air yang naik.

Namun kelimanya tidak mengindahkan larangan Yono.

"Jadi Sekitar pukul 12.30 WIB, Yono mendengar suara minta tolong kemudian ia berlari mendekat ke sungai. Disitu, dia melihat korban sudah tenggelam dan terbawa derasnya arus sungai," ujar Faidil, Senin (17/9/2018)

Karena kondisi air sungai meluap dan arusnya sangat deras sambung Faidil, korban tidak berhasil diselamatkan. Yono memberitahukan kejadian itu ke warga sekitar dan diteruskan ke pihak Kepolisian Sektor Percutseituan.

Dari pukul 13.00 WIB, sampai pukul 18.00 WIB, personel Polsek Percutseituan bersama tim Basarnas masih melakukan penyisiran di seputaran lokasi kejadian.

Akan tetapi, korban yang merupakan anak dari Surisman (37) warga Jalan Makmur, Dusun IV Anggrek XIV Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, belum juga ditemukan.

"Mendapat informasi, sekira pukul 12.30 Wib, personel bersama tim Basarnas turun ke lokasi kejadian guna mencari korban. Sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan,"kata Kompol Faidil Zikri

"Hasil interogasi dari teman-teman korban yang ikut berenang. Korban ini tidak pandai berenang sehingga tak dapat menyelamatkan diri ketika arus tiba-tiba deras. Pencarian akan dilanjutkan besok oleh tim Basarnas Deliserdang bersama kepolisian," ungkap Faidil.

Hal serupa juga terjadi di Sungai Deli.

Informasi yang dihimpun, korban bernama Nurdin (16) warga Jalan Bambu Desa Helvetia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved