Begini Muasal Nama Jembatan Cinta di Tarumaya Bekasi
Jembatan Cinta di Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat, memiliki nama asli Jembatan Pelatihan Retorisasi Penanaman Mangrove (PRPM).
Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran
TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Jembatan Cinta di Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat, memiliki nama asli Jembatan Pelatihan Retorisasi Penanaman Mangrove (PRPM).
Hal itu diungkapkan Pengurus Jembatan Cinta, Wanto saat ditemui TribunJakarta.com di lokasi Rabu (19/9/2018).
Dia menceritakan pada awalnya jembatan itu dibuat sebagai fasilitas masyarakat yang hendak melakukan pelatihan penanaman mangrove.
Saat itu ada mahasiswa pemenang beasiswa ke luar negeri yang berkunjung ke jembatan tersebut.
Oleh para mahasiswa itulah Jembatan PRPM berubah namanya menjadi Jembatan Cinta yang banyak dikenal orang.
Jembatan Cinta dapat ditempuh selama satu jam perjalanan dari pusat Kota Bekasi menggunakan kendaraan bermotor.
Pengunjung dapat menikmati suasana Jembatan Cinta yang banyak ditumbuhi tanaman mangrove di sekelilingnya.
Tak sedikit mereka banyak menggunakan jembatan yang terbuat dari kayu itu menjadi spot foto.
Ada tiga pondok di bagian jembatan yang kerap digunakan wisatawan untuk berteduh atau berfoto ria.
Jika bosan, wisatawan bisa berkunjung ke destinasi Sungai Rindu menggunakan kapal yang disewakan dengan membayar Rp 10 ribu per orangnya.