Lima Hari Pemindahan, Sudah 262 Jenazah Dipindah TPU Grogol Terdampak Tol Desari

Sebanyak 262 jenazah yang dimakamkan di TPU Kumpi Saribah, biasa disebut TPU Grogol, telah dipindah ke lahan terdekat yang disediakan pengembang.

Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Proses pendataan jasad yang dipindahkan dari TPU Grogol sebelum disalatkan untuk kemudian dikuburkan di lokasi yang sudah ditentukan di Limo, Depok, Kamis (20/9/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, LIMO - Sebanyak 262 jenazah yang dimakamkan di TPU Kumpi Saribah, biasa disebut TPU Grogol, telah dipindah ke lahan terdekat yang disediakan pengembang Tol Depok-Antasari.

Hal ini disampaikan Nian Darmawan, ketua koordinator pekerja pemindahan makam di TPU Grogol, Kamis (20/9/2018).

"Sampai hari ini sudah 262 jasad yang dipindahkan, ini di luar waktu perkiraan kita karena jumlahnya sudah mencapai total jasad yang dipindahkan. Total jasad yang dipindahkan 525," kata Nian di lokasi.

Total 525 jasad yang dipindah itu merupakan 10 persen dari total jasad yang dimakamkan di TPU Grogol seluas 2.000 hektare.

Nian menuturkan, pembongkaran dan pemakaman jasad menggunakan jasa sekira 30 kuli sindang.

Cerita Pemindahan 525 Jenazah Terdampak Tol Desari: Belasan Jasad Utuh, Didominasi Sesepuh Desa

Mereka bekerja sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, terkecuali pada Jumat yang menjadi hari libur mereka.

"Untuk hari Jumat itu yang menggali makam libur, tapi kalau yang gali untuk bikin liang lahat yang baru tetap masuk. Memang ada pembagiannya," dia menambahkan. 

Satu liang lahat dikerjakan tiga orang kuli sindang dan satu ustaz yang bertugas memimpin proses pemindahan jasad.

Setelah digali dan dikeluarkan, jasad disalatkan oleh pemuka agama dan ahli waris almarhum sebelum dimakamkan di tempat yang baru.

Pihak ahli waris yang mengikhlaskan kerabatnya dipindahkan tak dipungut biaya sama sekali oleh pihak panitia pemindahan.

"Untuk disalatkan itu ada waktunya, jam 10, setelah salat Zuhur, dan setelah salat Asar. Jadi disalatkannya enggak menunggu jumlah jenazah yang sudah digali, ada waktunya. Biar ada waktu istirahatnya juga," tutur dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved