Kerap Tahan Buang Air Besar? Ternyata Bisa Berakibat Perut Jadi Lebih Besar
Dilakukan sesekali mungkin tidak masalah, namun jika melakukannya berulang kali dapat sangat berbahaya.
TRIBUNJAKARTA.COM -Kadang tubuh mengeluarkan gejala untuk Anda segera buang air besar pada waktu dan tempat yang tidak tepat.
Hal itu kadang membuat Anda menahan buang air besar karena sedang mengerjakan sesuatu yang mendesak atau karena tidak terdapat toilet.
Padahal, Anda tahu bahwa menahan buang air besar adalah hal yang tidak sehat dan bisa juga berbahaya bagi tubuh.
Dilakukan sesekali mungkin tidak masalah, namun jika melakukannya berulang kali dapat sangat berbahaya.
Ada beberapa hal yang terjadi ketika Anda menahan buang air besar.
1. Saat merasa perlu buang air besar
Ketika tinja menyentuh bagian rektum, tinja akan mengirimkan sinyal bahwa dia perlu keluar.
Biasanya hal itu terjadi setelah minum teh di pagi hari. Kafein bertindak sebagai stimulan usus yang membuat Anda ingin segera buang kotoran.
2. Setelah dua jam menahan buang air besar
Ketika Anda menahan kotoran selama 2 jam, tubuh cenderung mengencangkan sfingter volunteer.
Dalam beberapa jam pertama, Anda akan merasakan tekanan pada perut.
Menahannya dapat menyebabkan rasa menyimpan gas dan menjadi kembung.
3. Setelah enam jam
Tubuh Anda akan mulai mempengaruhi kotoran.
Pada titik ini, tubuh akan kehilangan ergensi untuk mengeluarkan kotoran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/boldsky_20180924_194140.jpg)