Warga Sebut Jalan Raya dekat MOI Kelapa Gading Selalu Banjir Setiap Tahun

Menurut dia, banjir di kawasan itu kedalamannya bisa mencapai lutut orang dewasa, atau sekitar 50 sentimeter.

Tayang:
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Jalan Boulevard Barat Raya dekat Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Difoto pada Selasa (25/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Salah satu lokasi rawan banjir di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara berada di dekat Mall of Indonesia (MOI), tepatnya di Jalan Boulevard Barat Raya.

Sejumlah warga yang biasa beraktivitas di kawasan itu menyatakan, setiap tahun jalan raya itu pasti dilanda banjir, terutama saat musim penghujan tiba.

Ujang (35), seorang pedagang minuman yang berjualan di dekat pintu masuk parkiran MOI menyatakan, banjir di kawasan itu sudah tak terhindarkan lagi apabila hujan deras turun secara terus menerus.

Menurut dia, banjir di kawasan itu kedalamannya bisa mencapai lutut orang dewasa, atau sekitar 50 sentimeter.

Kendati demikian, lanjut Ujang, banjir akan surut biasanya hanya dalam waktu satu jam. Hal itu, menurutnya, lantaran keberadaan stasiun pompa air di Kali Sunter yang mengalir di seberang MOI.

"Kalau katakanlah hujan dari jam 3 sampai jam 6 sore lah, itu banjirnya bisa sampai satu jam baru surut. Kalau genangan-genangan gitu paling bentar, karena sudah ada pompanya jadi setelah dinyalain langsung hilang, enggak sampai satu jam sudah kering," kata Ujang saat ditemui TribunJakarta.com, Selasa (25/9/2018).

Manfaat adanya pompa juga dirasakan Sutardi (50), seorang karyawan swasta yang rutin melintas di sekitar MOI.

Dengan adanya stasiun pompa, Sutardi mengaku melihat perubahan drastis dalam proses surutnya banjir.

Sebelum ada stasiun pompa baru, kata Sutardi, banjir bisa mencapai lebih tinggi dari pinggang orang dewasa.

"Tahun 2002 itu banjirnya sampai sedada terus surutnya bisa berhari-hari. Kalau sekarang, ya hitungan jam juga udah surut karena kan ada pompa terus petugasnya juga banyak," beber dia.

Sebelumnya, Suku Dinas Sumber Daya (SDA) Air Jakarta Utara memprediksi bahwa pada musim penghujan Oktober mendatang, kecamatan paling rawan terkena banjir di Jakarta Utara adalah Kelapa Gading.

Kasudin SDA Jakarta Utara, Santo menjelaskan, titik terparah yang biasanya digenangi banjir berada di Jalan Boulevard Barat Raya, tepatnya di depan Mall of Indonesia.

Di kawasan itu, ada dua saluran air berupa kali bernama Kali Boulevard Gading Raya (BGR) dan Kali Beutik.

GNPF-Ulama Minta Pemerintah Lindungi Rizieq Shihab di Arab Saudi: Beliau Dicegat

Armand Maulana Ikut Sumbang Suara untuk Asian Para Games 2018

Dulu Divonis 8 Tahun, Hukuman Andi Narogong Kini Diperberat MA Jadi 11 Tahun Penjara

Santo menjelaskan, banjir bisa terjadi lantaran lebar saluran air dari Kali BGR sampai ke Kali Beutik menyempit.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved