Pileg 2019

Ketika SBY Minta Maaf ke Jokowi dan Jaksa Agung Terkait Cuitan Andi Arief Soal Vicky Lumentut

SBY sampai minta maaf karena cuitan Wasekjen Demokrat Andi Arief menuding Presiden Jokowi dan Jaksa Agung terkait hengkangnya Vicky Lumentut ke NasDem

Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Erik Sinaga
Tribunnews.com/Jeprima
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sambutan pada Rapimnas Partai Demokrat 2018 dengan mengusung tema 'Demokrat Siap' di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018). TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut nama Presiden Jokowi dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo terkait pindahnya Vicky Lumentut dari Demokrat menjadi kader Partai NasDem.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono sampai harus mengeluarkan sejumlah cuitan atas pernyataan Andi Arief yang secara pribadi menyeret nama Jokowi, M Prasetyo dan NasDem.

Reaksi Andi Arief didasari pada cuitan kader Demokrat, Yan Harahap melalui akun Twitternya, @YanHarahap yang memperlihatkan Ketua DPD Demokrat Sulawesi Utara Vicky Lumentut memakai jas kebesaran Partai NaDem. 

"Ketua DPD Demokrat Sulut, Vicky Lumentut membelot ke NasDem

Sebelumnya ia diduga terkait kasus dana banjir yg sedang diusut Kejagung. Pola yg selalu tersaji

Jika kader tersangkut kasus hukum dan ia pindah partai, Demokrat tentu bersuka cita. Ya..Bersih2 secara alami," begitu cuitan Yan Harahap melalui akun Twitternya sembilan jam lalu.

Dalam cuitan lainnya, Yan Harahap menyebut modus operandi Partai NaDem membajak kader Demokrat yang tersangkut masalah hukum. 

Cuitan Yan Harahap kemudian membuat Andi Arief bereaksi dan menuding Prasetyo menyalahgunakan kekuasaannya dengan memakai posisinya sebagai Jaksa Agung untuk menggaet kader Demokrat.

Sebelum menjabat Jaksa Agung, Prasetyo adalah kader Partai NasDem dan sempat menjadi anggota DPR Fraksi NasDem periode 2014-2019 daerah pemilihan Jawa Tenggah II.

Dalam kasus ini Andi Arief kemudian mempertanyakan apakah Presiden Jokowi tahu jika Prasetyo menyalahgunakan kekuasaan dengan menjadi Ketua DPD NasDem Provinsi Kejaksaan.

Cuitan kedua, Andi Arief mengatakan akan mendukung dan menyerukan tagar #2018GantiPresiden jika Presiden Jokowi terlibat dalam skandal Jaksa Agung Prasetyo menjadikan Kejaksaan Agung sebagai alat politiknya menjelang Pemilu 2019.

Tak hanya menyebut nama Presiden Jokowi, Prasetyo dan NasDem, Andi Arief juga membawa nama SBY.

Penyebutan nama SBY oleh Andi Arief soal kemungkinan turun ke jalan untuk mengakhiri kebobrokan hukum yang digunakan untuk kepentingan politik oleh orang-orang yang ia sebut seperti Jokowi dan Prasetyo.

Vicky Lumentut tak sendiri

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved