Gempa di Donggala

Keluhkan Bau Busuk Jenazah Depan IGD, Dokter Eka Erwansyah: Bencana Palu Sungguh Sangat Luar Biasa

Dokter Eka Erwansyah Tim Relawan gempa dan tsunami di Palu berharap bahwa jenazah yang ada di depan ruang IGD RSU Undata segera dievakuasi

Penulis: Ilusi | Editor: Rr Dewi Kartika H
YOUTUBE
Kampung Petobo di Palu yang hilang tenggelam ditelan bumi beberapa saat setelah gempa Donggala 28 September 2018 

3. Lumpur. Ada perkampungan yang hilang akibat lumpur yang menyembur dari dalam bumi dan dalam sekejap menenggelamkan 1 perkampungan.

Diketahui dalam insiden gempa dan tsunami yang terjadi di Palu diprakirakan sekita 700 orang terkubur hidup-hidup.

Bahkan, ada sekitar 200 orang siswa SMA sedang berkemah juga terkubur dalam lumpur yang tiba-tiba menyembur dan menimbun mereka.

Dokter Eka Erwansyah mengatakan, bahwa ada kampung yang hilang di Palu Kabupaten Sigi.

Kampung tersbeut bernama Kampung Petobo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Dokter Eka Erwansyahpun menceriktakan dirinya tak dapat menahan tangis saat menghimpun data korban.

Lantaran ada seorang bapak yang melaporkan bahwa anaknya hilang.

Telebih, bapak tersebut, kata Dokter Eka, menceritakan anaknya hilang saat hendak mengaji.

"Kemaren saat yang menghimpun data ante mortem korban, saya tidak kuasa tahan tangis," kata Dokter Eka.

"Seorang bapak yang melaporkan anaknya yg hilang. Dia curhat. Ketika itu antarkan anaknya mengaji," ceritanya.

Lebih lanjut, Bapak tersebut menceritakan dirinya baru saja mengatarkan anaknya untuk pergi mengaji.

Jarak rumah dan tempat mengaji tersebut hanya terpisahkan oleh jembatan.

Saat tiba dirumah usai mengantarkan anaknya, tak lama bapak tersebut mendengar sebuah bunyi.

"Rumahnya dan rumah tempat mengaji hanya dipisahkan oleh jembatan.

Begitu anaknya didrop, dia balik ke rumahnya."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved