Rusunami DP 0 Persen di Duren Sawit Terus Dikebut Pengerjaannya

Dikatakan Rizalhan, bila mengacu pada rencana awal pembangunan, pihaknya harus membangun 16 lantai rusunami selama tiga bulan kedepan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Progres pembangunan Rusunami Klapa Village yang terletak tepat di samping TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur sudah mencapai 14 persen, Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pengerjaan rumah susun sederhana milik (Rusunami) Klapa Village yang terletak tepat di samping TPU Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur terus dikebut.

Menurut Wakil General Manager (GM) Kerjasama Operasi PD Pembangunan Sarana Jaya Rizalhan, proses pembangunan Rusunami tersebut direncanakan memasuki tahap pengecoran akhir pada bulan Desember 2018 atau Januari 2019 mendatang.

"Saat ini mungkin kurang lebih 13 hingga 14 persen sudah terbangun, kalau topping of sampai lantai 21 itu rencana kami bulan Desember atau Januari," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Senin (8/10/2018).

Kemudian, pada bulan Juli atau Agustus 2019 dirahapkan proses pembanguan sudah rampung.

"Dari bulan Januari hingga Juli itu tahap finishing, direncanakan rampung bulan Juli atau Agustus," ujarnya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, saat ini para pekerja sedang merampungkan pembangunan di lantai tiga.

Satu unit tiang crane berkelir kuning terlihat sudah terpasang di lantai tiga rusunami yang sedang dikerjakan.

Tak hanya itu, satu unit ekskavator juga nampak lalu lalang disekitar lokasi pembangunan rusunami.

Dikatakan Rizalhan, bila mengacu pada rencana awal pembangunan, pihaknya harus membangun 16 lantai rusunami selama tiga bulan kedepan.

Rudi Widodo Bawa Persija Unggul Sementara 2-1 atas Perseru

Guna mempercepat proses pembangunan tersebut, pengerjaan dilakukan dalam tiga pembagian waktu (shift), per-shiftnya kurang lebih sebanyak 300 pekerja dikerahkan untuk membangun rusunami tersebut.

"Rencananya kami akan membangun satu tiang crane lagi untuk mempercepat proses pengerjaan," kata dia.

Meski terlihat berat, namun, Rizalhan mengaku optimis bila Pemprov dan pihak lainnya yang turut terlibat dalam pembangunan ini dapat bersinergi dengan baik, proses pembangunan akan rampun sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Masalah mundur atau tidak kemungkinan besar ada, tapi kalau semua pihak bisa konsisten dan melihat animo masyarakat yang besar seharusnya sih konsisten (rampung tepat waktu)," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved